Warga Katulampa Gelar Aksi Damai Agar Pemkot Bogor Buka Jalan R3

kabar17.com – Ratusan Warga Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur melakukan aksi damai menuntut di buka kembali jalan Regional Ring Road (R3), Minggu (10/3/19). Pasalnya dengan di tutupnya jalan R3 tersebut dapat merugikan masyarakat sekitar dari segi waktu, ekonomi maupun sosial.

Ketua RW 15, Kelurahan Katulampa, Andri Susanta mengatakan Tujuan dari orasi ini adalah untuk memberikan pesan kepada pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan pemilik lahan bahwa masyarakat Katulampa menginginkan jalan R3 untuk segera di buka.

“Kita masyarakat Katulampa sudah melakukan komunikasi dengan pihak pemkot dan pemilik lahan, namun responnya belum terlalu signifikan. Mudah-mudahan aksi ini bisa mengetuk hati para pihak untuk kepentingan rakyat, kepentingan umum agar jalam R3 bisa di buka,” ucap Andri.

Perwakilan warga Katulampa, lanjut Andri sudah mendatangi Balai Kota meminta untuk R3 di buka, namun menurutnya, masyarakat tidak masuk dalam ranah persoalan antara pemkot dan pemilik lahan.

“karena rumor yang berkembang kronilogis masalah lahan ini sangat pelik sekali, jadi saya tidak mengambil skup dalam persoalan mereka tetapi bagaiman R3 itu segera di buka dan bisa di lalui kembali oleh masyarakat,” jelasnya.

Jika jalan R3 tidak di buka juga, tambah Andri, masyarakat Katulampa akan melakukan gerakan moral yang lebih besar lagi.

” itu sebagai upaya-upaya kami untuk tetap dalam ranah dan koridor hukum yang berlaku, jadi kita jaga,tidak akan ada provokasi, anarkis atau apaupun yang sifatnya politik dan sara,” ujarnya.

Sementara, salah satu warga Katulampa Azman menuturkan, bahwa warga Katulampa kecewa kepada Walikota Bogor, Bima Arya karena belum bisa menyelesaikan pembayaran lahan jalan R3, bahkan dirinya sudah mengetahui jika pemkot dan pemilik lahan sudah melakukan pertemuan namun tidak menemui kesepakatan.

“Pada akhirnya kami sepakat, bahwa kami harus melakukan sesuatu, karena ketika jalur ini di tutup, kemarin sore terjadi kemacetan lebih dari 3 km mulai dari pertigaan katulampa sampai bantar kemang dan itu sangat menggangu secara ekonomi dan sosiologis,” katanya.

Ia berharap, pemkot melakukan pendekatan kembali kepada pemilik lahan, sehingga akses jalan R3 bisa di buka kembali. “karena banyak hal yang terganggu dengan penutupan jalan ini,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*