Usmar Minta PD PPJ Tetap Fokus Bekerja

kabar17.com – Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman melakukan kunjungan ke kantor PD PPJ, Kota Bogor, Rabu (05/09/2018). Tujuan dari kunjungan ini, untuk melihat kondisi kantor PD PPJ sekaligus menemui Dirut, Dirops dan para Kabag. Namun sayang, pertemuan Usmar dengan para pejabat tinggi PD PPJ tidak terjadi lantaran para pejabat tersebut secara mendadak dipanggil oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Selaku pimpinan di pemerintahan, saya memiliki tanggung jawab moral kepada dinas-dinas yang ada di pemerintahan. Baru hari ini, saya bisa turun setelah ada kejadian yang menimpa Dirum PD PPJ. Saya hanya bisa berpesan kepada dirut beserta seluruh jajaran staff di bawahnya agar tetap fokus pada kinerja dan fungsi pelayanan kepada masyarakat yang harus tetap berjalan,” ucapnya.

Usmar pun mengharapkan pihak kejaksaan memberikan kepastian hukum “Lebih cepat kepastian hukum di dapat, lebih bagus untuk kepastian kita semua,” ungkapnya.

Terkait upaya penangguhan, Usmar menuturkan, dirinya secara pribadi mendukung upaya itu. Sedangkan terkait status penahanan rumah maupun kota itu kewenangan kejaksaan.

“Yang terpenting adalah upaya kita untuk memohon penangguhan dengan jaminan kepala daerah (Wali Kota, red) dan secara pribadi saya siap menjadi tambahan jaminan atas dasar bahwa yang bersangkutan akan koperatif, tidak akan menghilangkan barang bukti baru, melarikan diri dan hal lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, terkait Wali Kota Bogor sudah mengantongi nama-nama untuk dijadika Plt Dirum PD PPJ, Usmar menegaskan, secara pribadi dirinya mengharapkan ada cooling down, jangan terburu-buru.

“Dalam waktu seminggu ini, rasanya Plt wajib ditunjuk karena pasti kebijakan – kebijakan dalam upaya pengelolaan pasar sangat terkait erat dengan pengelolaan keuangan dan hal ini, adanya di direktur umum,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Usmar menyarankan untuk kapasitas Plt dengan kriteria yang diambil dari jabatan-jabatan yang paham keuangan di pemerintah kota.

“Misal bisa dari inspektorat, BPKAD maupun dari bagian perekonomian lainnya. Jadi, tiga kriteria itu, sudah cukup, atau bisa juga mengekspor dari BUMD sehat seperti dari PDAM maupun BUMD lainnya,” pungkasnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*