Tukang Tahu Keliling Berkemeja Jas dan Dasi

kabar17.com¬†–¬†Hikam Abdul Manan (19) adalah sosok anak muda yang memiliki semangat tinggi dalam berwirausaha dan berani tampil beda. Termotivasi menjadi pengusaha sukses, tiap hari Hikam berkeliling menjual tahu dengan pakaian rapi dan elegan layaknya seorang pegawai kantoran.

Dengan menggunakan sepeda motor, pria asal Bandung ini, berjualan tahu dengan memakai setelan jas, kemeja, dasi, sepatu pantofel, dan juga kacamata hitam layaknya eksekutif muda.

Ditemui saat berjualan di SDN Polisi 5, Kota Bogor, Hikam mengatakan, berpenampilan seperti ini, supaya lebih enak dilihat. “Dengan rapi begini pandangan calon pembeli pun jadi beda. Lebih menarik minat pembeli, yang tadinya ga beli, tiba-tiba membeli karena melihat tampilannya,” kata Hikam, Sabtu (13/10/18).

Hikam menuturkan, ia berjualan tahu ini, sudah 3 tahun. Dulu berjualannya masih seperti pedagang biasa di Pasar Bojong Gede. Ganti penampilan pakai dasi dan jas baru jalan 8 bulan. Banyak yang komen juga karena penampilan ini.

“Kebanyakan pelanggan saya adalah ibu-ibu. Mereka bilang, Wah, tukang tahu ko rapih banget sekarang. Selain itu, ada juga yang minta foto bareng,” ucapnya.

Hikam menjual tahunya se harga Rp 7000/bungkus. Dalam sehari ia membawa 100 -140 bungkus yang satu bungkusnya berisi 10 tahu.

“Saya berjualan ngikutin jam masuk sekolah dari jam 08.00 sampai dengan jam 10.00. Kalau sekolah libur, saya juga libur. Kalau belum habis cari pembeli lagi ke sekolah lain. Biasanya jam 11-12 juga sudah habis,” ungkapnya.

Untuk area jualannya, berkeliling Bogor, mulai dari pasar, perumahan, sampai ke sekolah. Hari Senin di Sentul, Selasa di Cibinong, Ciriung, Rabu di Jln Baru Citereup, Kamis SD Kedung Waringin, Bojong Gede, Jumat SD Pengadilan, Sabtu SDN Polisi dan SD Bangka.

“Kalau ga cape Minggu juga jualan. Jualan paling ramai itu, hari Rabu dan Kamis, karena lokasi yang saya datangi sekolahnya saling berdekatan. Banyak ibu-ibu juga yang menunggu jadi tinggal nawarin. Kalau di perumahan sepi. Ibu-ibunya juga jarang keluar,” ucapnya.

Hikam menambahkan, dirinya berjualan tahu ini, meneruskan usaha keluarga, karena dari orangtua semua usaha jualan tahu. “Cita-cita ke depan saya ingin buka usaha sendiri dan punya pabrik sendiri kalau sudah punya modal. Sekarang jualan aja dulu sambil nabung,” harapnya. (fik)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*