Simpul Selatan Gencarkan Kembali Permainan Tradisional

kabar17.com¬†–¬†Permainan tradisional anak-anak saat ini jarang dimainkan, bahkan sudah mulai ditinggalkan.Anak-anak zaman sekarang cenderung lebih memilih permainan modern, seperti play station, Gadget. Padahal dalam permainan tradisional tersimpan makna persatuan dan kebersamaan.

Beberapa permainan tradisional yang kini sudah mulai ditinggalkan anak-anak antara lain yaitu sondah, karet, engrang, gerelangan, beletokan. Permainan itu kini sudah sangat jarang dimainkan. Anak – anak begitu senang dan antusias mencoba permainan tradisional, yang di adakan di sekolah SDN Pasir Eurih 5. Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Minggu (14/10/2018)

Perkembangan teknologi yang pesat, juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan permainan sederhana tersebut tak lagi menjadi permainan favorit anak zaman sekarang. Selain itu, mulai berkurangnya lahan bermain untuk anak-anak juga merupakan salah satu alasan anak-anak mulai meninggalkannya.

Simpul selatan salah satunya yang melestarikan permainan tradisonal, walaupun mereka adalah komunitas pendaki tapi mereka cinta akan budaya tradisional. Dengan beranggotakan 80 orang mereka secara door to door ke sekolah – sekolah yang ada di Kabupaten Bogor melakukan permainan tradisional yang selama ini jarang dimainkan oleh anak – anak.

Dikdok Ketua DPD Sampul selatan mengatakan Yang mana permainan tradisional sudah mulai hilang, anak- anak lebih memilih maen Gadget Ketimbang permainan tradisional. Padahal Permainan tradisional ini bisa melatih motorik, kemampuan dalam bermain,¬† meng edukasi juga kebersamaan antar pemain,” ungkapnya

Ditempat yang sama Yazid menuturkan kegiatan ini satu bulan sekali diadakan dengan mendatangi ke sekolah – sekolah. Permainan tradisional jangan sampai kita hilangkan justru kita harus melestarikan, karena sebagai warisan selanjutnya. (Yud)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*