Semarak Ramadan, PWI Kota Bogor Resmikan Koperasi Wartawan dan Santuni 100 Anak Yatim

kabar17.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor mengkukuhkan pendirian Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera (WMS) pada Senin, (27/5/2019) di Sekretariat PWI Kota Bogor Jalan Kesehatan, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor. Dalam rangkaian kegiatan pengukuhan juga diadakan santunan kepada 100 anak yatim piatu dari enam kecamatan yang ada di Kota Bogor.

Pengukuhan pengurus Koperasi Wartawan Mandiri Sejahrera dilakukan dengan membacakan berita acara pengukuhan dan penyerahan akta notaris kepada para pengurus Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Asperbangkesra) Setda Kota Bogor, Dody Ahdiat yang merupakan perwakilan dari Pemerintah Kota Bogor.

“Saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan pengurus yang baru dilantik dan tetap jaga profesionallitas. Kita bermitra tapi tetap profesional. Mudah-mudah koperasi ini, bisa menjadi salah satu upaya PWI Kota Bogor mensejahterakan anggotanya agar bisa tambah maju,” kata Dody dalam sambutannya.

Sementara, Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Subakti mengatakan, bahwa koperasi dibentuk atas dasar keinginan bersama. Pendirian Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera dibentuk berdasarkan akta pendirian nomor 02 tanggal 23 Mei 2019 dengan notaris Chairani, SH, M.Kn. Tujuannya pun jelas untuk meningkatkan kesejahteraan para wartawan.

“Motivasinya ekonomi jelas, karena koperasi ini dibentuk atas keinginan bersama bagaimana kami wartawan yang coba ingin menaikan taraf kehidupan yang memang tidak bisa lepas dari kondisi kantor medianya masing-masing sehingga salah satu cara menaikan taraf hidup adalah melalui koperasi,” kata Arihta.

Aritha juga menyadari bahwa sebagai organisasi profesi PWI tidak diperbolehkan untuk mencari uang. Untuk itulah dibentuk adanya koperasi ini untuk meningkatkan taraf hidup wartawan di Kota Bogor.

“Kalau PWI tidak mungkin menjadi mesin uang karena organisasi profesi. Adapun koperasi tugasnya untuk mencari uang. Mudah-mudahan koperasi yang dibentuk ini bisa langgeng dan bermanfaaat untuk seluruh anggota, tidak hanya yang ada disini, tapi untuk adik-adik kita nanti selanjutnya,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Ketua Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera, Irwan Natsir mengatakan, dengan dibentuknya koperasi merupakan langkah maju bagi PWI Kota Bogor dalam memberikan perhatian terhadap masalah kesejahteraan para anggota.

Irwan menyampaikan bahwa sesuai dengan prinsip koperasi, lebih mengedepankan untuk kepentingan dan keperluan anggota terutama dari aspek kesejahteraan. Nantinya koperasi PWI akan menjalankan aspek bisnis secara baik dalam membangun kemitraan dengan berbagai pihak.

“Insya Allah ke depan sesuai dengan bidang jasa akan melakukan kegiatan usaha yang memberikan manfaat bagi anggota koperasi,” ujar Irwan Natsir.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Annas Rasmana yang turut hadir juga mengajak Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera untuk bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor. Anas juga memberi masukan agar koperasi yang dibentuk oleh PWI Kota Bogor bergerak di bidang real.

“Saya ingin menyampaikan bahwa betul kata pak Diani tadi bahwa kita kalau ikut koperasi simpan pinjam rawan riba? memang debateble, tapi tetap rawan. Tapi saya sarankan lebih aman di sektor real karena itu bukan riba. Kantin misalnya para pengurus membuat toko atau ikut lelang, menjadi perusahaan ikut tender misalnya, PL untuk snack itu lebih real, karena pasal 1 ayat 1 UU koperasi No 25 tahun 92 menyebutkan bahwa koperasi sama dengan PT dan CV yang penting di SIUP nya ada. Saya sarankan agar tidak terjerumus dalam riba,” terangnya.

Anas juga mengajak Koperasi Wartawan  Mandiri Sejahtera untuk mengikuti berbagai program di Dinas UMKM dan Koperasi. Karena dengan demikian nantinya para pengurus dan ketua koperasi bisa mendapat pembekalan dan sertifikasi sebagai ketua dan pengurus koperasi.

“Kami punya banyak program yang bisa diserap oleh koperasi PWI. Ada pelatihan bukan saja gratis tapi pada pelatihan itu juga dapat uang saku. Lalu ada pelatihan managemen koperasi, ada sertifikasi untuk ketua koperasi kalau ngelamar sendiri Rp 7 juta, tapi di kami gratis,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, turut hadir juga perwakilan PWI Jawa Barat yang juga ikut memberikan santunan anak yatim. PWI Jawa Barat yang diwakili oleh Arie Pahlevi sebagai Bendahara PWI Jawa Barat yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam acara pengukuhan ini, PWI Jawa Barat juga ikut menyalurkan infaq sodaqoh kepada anak yatim.

“Dalam kesempatan ini, kami memberikan infak sodaqoh dari PWI Jawa Barat untuk anak-anak yatim. Mudah-mudahan infak sodaqoh ketua  secara pribadi ini dapat memperoleh kebaikan yang memberi maupun yang menerima,” ujarnya.

Dalam kegiatan pengukuhan pengurus Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera dengan susunan pengurus Irwan Natsir sebagai ketua, Herman Indrabudi  sebagai sekretaris, Deasy Dasmita sebagai bendahara dan untuk pengawasan di ketuai oleh Arihta Utama Subakti, dengan anggota FX Puniman, Herman Suriawijaya, dan Jacky Wijaya. (*/KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*