Sekretariat BPC HIPMI Buka Pusat Koordinasi dan Informasi Bagi Pelaku UMKM Kota Bogor

kabar17.com – Jajaran kepengurusan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor, meresmikan sekretariat barunya yang berlokasi di Jalan Pandu Raya No.113B, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kamis (7/2/19).

Ketua BPC HIPMI Kota Bogor, Zulfikar Priyatna menyampaikan, sekretariat HIPMI ini, adalah tempat bekerja bagi para pengurus untuk mencurahkan segala ide untuk mewujudkan cita-cita Kota Bogor sebagai kota yang maju dalam dunia usaha, menumbuhkan kewirausahawan dalam mewujudkan cita-cita nasional dan menghadapi tantangan global.

“Dengan tersedianya tempat makin semangat mengemban amanat. Sekretariat ini, sebagai pusat koordinasi untuk menggerakkan ekonomi Bogor. Sarana informasi bagi pelaku UKM yang ingin konsultasi, pendampingan, potensi usaha, support manajemen. Kami wellcome, jadi center preneur,” kata Zulfikar saat pers konference didampingi Sekretaris Umum Adivi Prasetyo, Bendahara Anisa Desliana, Dewan Pembina Rifki Toriq serta para pengurus BPC HIPMI Kota Bogor periode 2018-2021.

Pengusaha muda yang juga berkiprah di tingkat nasional ini mengatakan, HIPMI juga ingin mendorong permodalan UMKM yang memiliki produk yang berkualitas dan memenuhi persyaratan serta menjadi inkubasi bisnis pengembangan UMKM.

“Program kami salah satunya melakukan pelatihan kewirausahawan merata di seluruh kelurahan secara berjenjang. Alhamdulillah sudah ada respons positif dari walikota. Target kami tiap wilayah muncul 3-4 wirausaha baru. Selain itu para pejuang-pejuang ekonomi di HIPMI akan menggelar mini seminar atau mini diskusi,” ungkapnya.

Mash kata Zulfikar, salah satu upaya ke depan adalah mendorong permodalan di kalangan UMKM yang telah memiliki produk dan kualitas serta sudah memenuhi persyaratan. Akan ada inkubasi produk UKM dan jasa di Kota Bogor untuk dikembangkan dan di suport manajemen, pemasaran dan strateginya agar produknya tembus ke market lebih besar.

“Potensi wirausaha di Kota Bogor sangat besar, karena lonjakan kedatangan tamu ke Kota Bogor terus meningkat. Apalagi Kota Bogor jaraknya sangat dekat dengan Jakarta. Di mana hal itu, menjadi tantangan bagi pengusaha lokal untuk memiliki usaha-usaha yang inovatif dan kreatif agar tidak kalah saing dengan daerah lain,” jelasnya.

Sementara, Dewan Pembina Rifki Toriq menuturkan, Kota Bogor adalah kota kecil tetapi memiliki hasil UKM yang sangat besar. Tantangannya adalah Kota Bogor yang berdekatan dengan Jakarta hanya sebagai daerah persinggahan untuk belanja dan kuliner.

Sedangkan Adivi Prasetyo menambahkan, infrastuktur di Kota Bogor harus dibenahi untuk memajukan peluang usaha, karena HIPMI ke depan akan membuka usaha city tour di Kota Bogor.

“Maraknya bisnis online saat ini sangat mengancam pengusaha-pengusaha yang ada di HIPMI dan ancaman itu nyata apabila tidak direspon, sehingga berbagai strategi akan dilakukan untuk mempertahankan sektor usaha oleh HIPMI,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*