Satpol PP Cijeruk Segel Pabrik AMDK Cibalung

kabar17.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cijeruk, akhirnya menutup paksa pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Kampung Pakaladen RT 01 RW 05 Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Selasa (28/1/2020). Penutupan dengan cara penyegelan pabrik tersebut karena dalam perjalanan aktifitas produksi AMDK diduga tidak mengantongi izin bangunan dan operasional.

Camat Cijeruk, Hadijana mengatakan, jika dirinya sudah memerintahkan Kasi Trantib untuk turun ke lokasi guna memastikan keberadaan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) itu. “Saya sudah perintahkan untuk ke lokasi dan menghentikan kegiatannya,” ujar Hadijana kepada awak media.

Senada dikatakan Kepala unit Pol-PP Kecamatan Cijeruk, Habri Ariansyah. Menurutnya, selama ini pabrik AMDK yang sudah melakukan produksi memang belum mengantongi izin, baik izin bangunan maupun izin operasional. Terlebih, keberadaan bangunan yang awalnya diperuntukan bagi pondok pesantren berubah fungsi jadi pabrik air kemasan.

“Ini yang jadi pelanggarannya, apalagi setelah di cek ke lokasi pihak pengelola tidak memiliki IMB dan izin operasional. Oleh sebabnya, untuk sementara waktu kami hentikan kegiatannya sampai segala perizinannya sudah ditempuh,” ujar Habri

Parahnya lagi, kata dia, pabrik air kemasan merek At-har ini, sama sekali belum mengurus proses perizinan di tingkat bawah seperti izin lingkungan warga dan ijin di tingkat desa. “Kalau awalnya sih ngomong mau ngebangun ponpes, tapi seiring waktu berjalan kok berubah fungsi jadi tempat produksi air kemasan, mending kalau ada ijin – ijinnya, tapi ini kan tidak ada,” tegasnya.

Selain menghentikan sementara kegiatan produksi air kemasan tersebut, pihaknya pun melakukan pembinaan dan mendorong agar pengelola pabrik ini segera melaksanakan proses perizinan sesuai aturan yang ada di Kabupaten Bogor. “Tapi, tidak berhenti sampai disitu, kami selaku penegak Perda akan terus melakukan pengawasan terhadap pabrik tersebut sampai proses izin ditempuh. Intinya, hari ini kami hentikan kegiatan produksinya dulu dan terus melakukan pengawasan,” tandasnya.

 

Agus Sudrajat



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*