Prajurit Yonif 315/GRD Korem 061/SK Berhasil Menangkap Anggota TNI Gadungan

Kabar17.com – Seorang oknum TNI gadungan berhasil diamankan Staf Intel Yonif 315/Grd dan Tim Intel Korem 061/SK pada Rabu (13/2/19) siang. Kasus ini pun telah dilaporkan dan diserahkan ke Mapolsek Bogor Timur.

Kapenrem 061/Sk Mayor Inf Ermansyah mengatakan, diketahui identitas pelaku bernama Novian Kurniawan yang dalam aksinya mengaku ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Letnan Dua Inf yang berdinas di Yonif 315/Grd. Pelaku berhasil diamankan berdasarkan informasi dari warga.

Kapenrem 061/Sk menerangkan, kronologinya berawal dari kisah asmara antara Endah yang berhubungan dekat dengan oknun TNI gadungan Novian Kurniawan. Endah yang berprofesi sebagai guru TK itu, memiliki orang tua yang bekerja sebagai staf pegawai di Kebun Raya Bogor.

Orang tua Endah, memiliki kecurigaan terhadap Novian. Untuk menyakinkan kecurigaannya itu, sang orang tua menceritakan hal tersebut kepada salah seorang anggota Yonif 315/Grd, Korem 061/Sk yang bertugas jaga di Kebun Raya Bogor (KRB).

Dari informasi tersebut, dilakukanlah penyelidikan oleh Staf Intel Yonif 315/Grd bersama Tim Intel Korem 061/SK. Dari hasil penyelidikan, akhirnya pada Rabu 13 Februari 2019 pukul 13.00 WIB di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Novian Kurniawan yang mengaku sebagai anggota TNI dibawa ke satuan Yonif 315/Grd beserta barang bukti yang biasa digunakan pelaku yakni satu stel seragam PDL Loreng TNI, senjata api mainan jenis pistol, sepatu PDL, Baret Hijau TNI AD dan data pribadi Novian.

Selain itu, tim juga berhasil mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi diantaranya, Endah (19) pacar pelaku, Ketua RW Katulampa, Serma Wardana, dan Babinsa Katulampa Ramil Bogor Timur, Serma Agus. Pukul 19.30 WIB Novian diserahkan ke Mapolsek Bogor Timur untuk mendapatkan penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku telah kami serahkan ke Mapolsek Bogor Timur untuk mendapatkan penyelidikan lebih lanjut. Dari unit Reskrim Polsek Bogor Timur juga telah memanggil para saksi guna mengumpulkan keterangan,” kata Kepenrem, Kamis (14/2/19).

Ia melanjutkan, dari keterangan para saksi tidak ditemukan tindakan pidana yang dilakukan oleh Novian sehingga dibuat beberapa langkah-langkah penyelesaian yakni pelaku membuat surat pernyataan dan permohonan maaf kepada pihak TNI khususnya satuan Yonif 315/Grd, Korem 061/Sk.

“Terhadap pelaku juga dilakukan penahanan selama 1×24 jam di Mapolsek Bogor Timur. Yang bersangkutan akan mendapatkan pembinaan dari pihak keluarga dan wajib lapor setiap hari Senin-Kamis ke Mapolsek Bogor Timur guna memonitor perkembangan pelaku,” ungkapnya. (Penrem 061/Sk)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*