Polresta Bogor Kota Amankan Sembilan Pengedar Sabu dan Ganja

kabar17.com – Satnarkoba Polresta Bogor Kota kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Bogor Kota. Dari hasil pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan sembilan orang tersangka dari sembilan kasus berikut barang buktinya berupa narkotika jenis sabu dan ganja.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menerangkan, ini adalah hasil pengungkapan selama 10 hari dari tanggal 23 Juli 2019 sd 02 Agustus 2019.

“Ada sembilan tersangka yang kita amankan berikut barang buktinya. Semua tersangka adalah pengedar yang beraksi di wilayah kota dan kabupaten Bogor,” kata Hendri saat konferensi pers di Mako Polresta Bogor Kota, Jl.Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Rabu (7/8/2019).

Hendri menjabarkan, sembilan tersangka itu yakni MF (28) dengan barang bukti empat bungkus plastik klip kecil berisi sabu seberat 2 gram. Modus operandi, tersangka membeli dengan cara ditempel.

Kemudian EH alias Oka (37) dengan barang bukti sembilan bungkus plastik klip kecil berisi sabu seberat 20 gram. Modus operandi, tersangka sebagai kurir dan akan dijual kembali. Lalu IM alias Gabul (37) dengan barang bukti lima bungkus plastik klip kecil berisi sabu seberat 3,50 gram. Modus operandi, tersangka membeli dengan cara ditempel.

Kemudian MH alias POLO (32) dengan barang bukti empat bungkus narkotika jenis ganja seberat 60 gram. Modus operandi tersangka sebagai kurir. Lalu RA (30) dengan barang bukti berupa dua bungkus ganja seberat 25 gram dengan modus operandi tersangka membeli dengan cara ditempel.

Berikutnya RN alias Abdul (23) dengan barang bukti empat bungkus narkotika jenis ganja seberat 30 gram dengan modus operandi tersangka membeli dengan cara ditempel. Kemudian SD alias Takur (38) dengan barang bukti 19 bungkus plastik klip sabu seberat 5 gram. Modus operandi tersangka sebagai kurir dan akan dijual kembali.

Lalu tersangka ISP (35) dengan barang bukti 19 bungkus plastik klip sabu seberat 50 gram dengan modus operandi tersangka sebagai kurir dan akan dijual kembali. Terakhir, RF (27) dengan barang bukti lima bungkus sabu seberat 5 gram dengan modus operandi tersangka membeli dengan cara ditempel.

Total barang bukti yang disita, narkotika jenis sabu 85 gram dan jenis ganja 115 gram. Jumlah kasusnya sembilan perkara dengan jumlah tersangka sembilan orang. Atas perbuatannya, tersangka telah melanggar pasal 114 ayat (2) subsidier pasal 111 ayat (2) dan pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun pidana dan paling lama 20 tahun pidana atau denda paling sedikit Rp1 milyar rupiah. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*