Polisi Antisipasi Tren Minum Rebusan Pembalut

Kabar17.com – Fenomena minum air rebusan pembalut wanita disajikan saat hangat untuk mabuk dilakukan sejumlah remaja berusia tanggung.

Tidak lama ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima laporan terkait kegiatan minum air rebusan pembalut wanita itu, dari berbagai wilayah di Indonesia di antaranya, laporan dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi.

Menanggapi fenomena itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Nurdjaman HS mengatakan, meski tren itu, baru ditemukan di wilayah luar Bogor, namun pihaknya tetap mengantisipasi dan memantau agar tidak sampai merambah ke Kota Bogor.

Dirinya pun telah memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki perihal tren tersebut. Penyelidikannya dimulai dari orang-orang yang biasa hidup dijalan-jalan ataupun orang-orang yang kurang mampu. Karena dari informasi yang beredar fenomena itu, dilakukan oleh anak-anak remaja.

“Kami sudah telusuri di Kota Bogor sampai saat ini, belum mendapatkan adanya fenomena tersebut. Meski begitu kami tetap melakukan monitoring ke wilayah se Kota Bogor. Diharapkan tidak ada temuan dan Kota Bogor tetap kondusif,” ungkap pria yang akrab disapa Nur saat ditemui di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Jumat (9/11/18).

Nur mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor terkait kandungan yang ada didalam air rebusan sehingga membuat orang bisa mabuk.

“Guna mengantisipasi hal itu, beredar di wilayah Kota Bogor, saya juga sudah mengerahkan Polwan untuk menelusuri hal itu, di wilayah kami. Saya juga sudah mendapat perintah dari pak Dir Narkoba untuk terjun,” ungkapnya. (Tri)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*