PKL Membandel, Dedie: Kita Tindak Lebih Keras, Terukur dan Lebih Masif

kabar17.com – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor, kembali ditertibkan pada Selasa (30/4/19). Penertiban disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, Dirut PD PPJ, Muzakkir, Kadis Koperasi dan UMKM Anas S Rasmana serta Kasatpol PP Kota Bogor, Heri Karnadi.

Dedie mengatakan, salah satu sentral kekumuhan di Kota Bogor berada di pasar. Salah satunya yang ada di Jalan Dewi Sartika ini.

“Secara perlahan para pedagang di sekitaran Pasar Anyar ini akan kita tertibkan. Jadi, harus ada kesepakatan dulu antara pedagang dan pemerintah kota untuk mematuhi apa yang sudah di sepakati bersama,” kata Dedie.

Dedie melanjutkan, para pedagang di perbolehkan berjualan di batas-batas yang sudah di tentukan. Jika mereka tidak mematuhi tentu akan ada penertiban. Bahkan jika terus melanggar akan ditindak secara lebih tegas.

“Kita sampaikan pesan kepada mereka kalau memang mau tertib silahkan, kalau tidak mau tertib nanti kita lakukan tindakan yang lebih keras, lebih terukur dan lebih masif,” tegasnya.

Dedie menilai bahwa hal ini sudah lama tidak disentuh. Menurutnya, saat ini sudah waktunya untuk kembali disentuh. Mungkin suatu saat akan dilakukan konsepsi seperti semua pedagang itu harus masuk ke dalam pasar, karena yang di dalam pasar menuntut keadilan juga.

“Mereka sudah sewa kios mahal tetapi pengunjung adanya di luar. Jadi ini masalah keadilan. Saya juga telah mengecek dari ujung ke ujung ternyata yang banyak berjualan di sini bukan warga Kota Bogor. Oleh karena itu, siapapun yang berjualan di Kota Bogor harus patuh dan tunduk kepada peraturan yang kita tegakan,” tandasnya.

Dedie mengaku, selama ini mungkin penanganan penertibannya masih kurang masif. Oleh karenanya, Dedie meminta kepada para pedagang untuk tetap patuh terhadap kesepakatan yang telah dibuat.

“Dari waktu ke waktu sudah ada garis batas mereka berjualan, dan mereka harus memikirkan kebersihan. Kedepannya kita ingin pasar pasar kita cukup memadai untuk menampung seluruh pedagang. Tetapi memang hal ini butuh persiapan termasuk butuh anggaran dan waktu,” bebernya.

Sementara itu, Dirut PD PPJ Mudzakir menuturkan, PKL di Jalan Dewi Sartika ini, jadi pekerjaan rumah (PR) PD PPJ. Oleh karena itu, pihaknya akan perbesar untuk menampung PKL.

“Pedagang yang di dalam pasar harus bayar sewa sementara pembeli yang di luar dengan gampangnya belanja pake motor pulang. Jadi, ada azas ketidakadilan. Tapi di sisi lain PKL yang di luar pasar merasa mereka tidak tertampung di dalam pasar,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Muzakir, kedepannya ada 6 pasar yang akan direvitalisasi yakni Pasar Sukasari, Pasar Kebon Kembang blok F, Pasar Jambu Dua, Pasar Padasuka, Pasar Cumpok dan Pasar Tanah Baru.

“Kita bangun dulu satu pasar, nanti PKL ini kita dorong ke dalam pasar. Jadi, kita sudah hitung dari 6 pasar yang kita bangun, nanti seluruh PKL yang ada di Kota Bogor bisa masuk ke dalam semua,” ungkapnya. (*/KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*