Pergeseran Tanah Di Babakan Madang, Khawatir Longsor

Kabar17.com – Warga Kampung Cimangurang Rw 02, Desa Cijayanti, Babakan Madang Kabupaten Bogor, digegerkan dengan adanya pergeseran tanah hingga membuat lubang sedalam satu sampai tiga meter. Akibat pergeseran tanah itu, sebanyak 25 rumah dari tiga RT yakni RT 03, 04 dan 07 mengalami retak-retak.

Salah seorang warga setempat, Herman mengatakan, ada beberapa bagian yang retak pada rumahnya. Bagian luar ada dua dan bagian dalam ada satu. Tak hanya rumah, satu masjid juga ikut retak. Ia menuding, pergeseran tanah diduga akibat dari adanya pembangunan proyek perumahan yang lokasinya tak jauh dari kampung tersebut.

“Tadinya, permukaan tanah warga yang berada diatas bukit sama dengan proyek pembangunan perumahan. Lalu bukit Cijayanti ini, diurug sejak beberapa tahun lalu hingga batas tanah milik warga. Sejak sebulan lalu tanah mulai retak dan puncaknya pada Sabtu (20/10) kemarin karena lubangnya yang dalam,” kata Herman, Selasa (23/10/18).

Ia pun khawatir pergeseran tanah ini, bisa menyebabkan longsor. Para warga pun meminta proyek pembangunan perumahan dihentikan sementara dan dibuatkan tanggul penahan tanah (turap).

“Kami mau pergeseran tanah ini, ditanggani dengan dibangun turap. Karena kami khawatir ketika hujan besar terjadi longsor yang memakan korban jiwa,” terangnya.

Sementara, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Budi Pranowo mengatakan, jajarannya akan mengkaji lebih dalam pergeseran tanah ini, apakah karena faktor alam atau kelalaian manusia.

“Kalau pergeseran tanah ini, karena faktor alam tentunya Pemkab Bogor akan memberikan bantuan, tetapi kalau karena ada kelalaian developer tentunya ini, tanggung jawab mereka,” kata Budi.

Di sisi lain, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Tagana Kabupaten Bogor Sukmawijaya menuturkan, 6 keluarga yang terdampak pergeseran tanah sudah siap diungsikan ke tenda yang disiapkan oleh Kantor Desa Cijayanti dan Tagana Kabupaten Bogor.

“Sedikitnya 6 keluarga statusnya siap diungsikan karena sejak beberapa hari ini, Bogor diguyur hujan yang di khawatirkan terjadi longsor,” ungkapnya.

Adanya kejadian ini, pihak Kepolisian Babakan Madang telah memasang garis polisi atau police line dilokasi untuk diselidiki lebih lanjut. (Tri)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*