Pemasangan Box Grider Tol BORR Ditargetkan Selesai Pertengahan Desember

kabar17.com – Proyek pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIIA dari simpang Yasmin- sampai simpang Salabenda sudah memasuki pemasangan Box Grider. Direktur Utama PT. Marga Sarana Jabar (MSJ) Hendro Atmodjo mengatakan bahwa sampai saat ini pengerjaan Tol BORR seksi IIIA sudah mencapai 54 persen. Saat ini mulai pemasangan Box Grider yang akan di mulai pada 17 September sampai 15 Desember 2019.

“Sampai hari ini persentase pembangunan sudah 54 persen, tapi waktunya tinggal empat bulan, jadi memang yang paling besar nanti waktu pengangkatan box grider, itu yang persentase-nya paling besar karena harga yang paling mahal disitu yang 2100 box grider. Box grider itu dalam waktu 3,5 bulan harus sudah nongkrong di pierhead sehingga sisa 54 persen ini bisa di kejar sampai Desember,” ucap Hendro usai press conference di salah satu rumah makan Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (11/9/19).

Karena waktunya sempit, lanjut Hendro pihaknya akan menggunakan empat alat untuk mengangkat box grider. Meski pengerjaannya di musim hujan menurut Hendro pemasangan box grider tidak akan terpengaruh, karena pengerjaannya beton sudah jadi dan tinggal di pasang. “Kalau nanti awal November sampai Desember tidak terkejar kita akan menggunakan plan B yaitu kita akan menggunakan crane untuk mengangkat box grider itu,” ungkapnya.

Pada saat proses pemasangan box grider tersebut Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor akan melakukan rekayasa lalu lintas. Kadishub Kota Bogor Rahmawati menuturkan pemasangan box grider ini akan memakan space dan menggunakan metode baru, untuk itu pihaknya sudah rapat dengan Polresta pada saat proses pemasangan box grider akan dilakukan rekayasa lalu lintas.

“Yang jelas pada pelaksanaan pemasangan box grider pada jam sibuk yaitu pukul 5.00-8.30 WIB itu tidak ada pekerjaan termasuk pulang nya dari pukul 17-20.00 WIB juga tidak ada pekerjaan dan arus lalu lintas di berlakukan dua arah,” jelasnya.

Ia menambahkan pemasangan satu box grider itu memerlukan waktu tiga menit dan arus lalu lintas sudah bisa jalan kembali dan sehari hitungannya 28 kali pengangkatan. “Kita nanti akan memasang papan sosialisasi dan papan arah dan kita yang atur pemasangannya agar masyarakat bisa memilih jalur, cuma kalau di minta di tutup total kita tidak setuju,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*