Pelaku Penggelapan Mobil Rental Diringkus

Kabar17.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Bogor Barat, Polresta Bogor Kota mengamankan puluhan kendaraan roda empat beserta tiga orang pelaku berinisial AO, N dan A dalam kasus penipuan dan penggelapan mobil.

Dari 49 mobil yang digelapkan, polisi berhasil mengamankan 28 mobil berbagai merk yang di sita dari berbagai daerah diantaranya Bogor dan sekitarnya, Sukabumi, dan Cianjur. Sedangkan 21 mobil lainnya masih dalam penelusuran. Selain itu, barang bukti lainnya yang diamankan berupa kwitansi pembayaran, dan surat perjanjian sewa menyewa mobil.

Dalam press release perkara yang digelar di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Jumat (9/11/18), Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pelaku telah melakukan penipuan dan atau penggelapan mobil di tiga rental dan perorangan di wilayah Kota Bogor. Tiga rental tersebut yakni Rental Melehoy Cuy di Jalan Semplak, Rental Ruli di Jalan Cilendek Barat, dan Rental Sumarji di Jalan Cilendek Barat.

Modus operandi yang dilakukan pelaku, sambung Ulung, pelaku menyewa mobil dengan alasan untuk urusan proyek Pemda Kab.Bogor dan salah satu LSM. Kemudian kendaraan tersebut digadaikan ke pihak lain melalui N dan A, dengan besaran gadai antara Rp15 juta hingga Rp60 juta.

“Bulan Pebruari hingga Oktober 2018 pelaku A menyewa 8 unit mobil dari rental Melehoy Cuy. Kemudian menyewa kembali dari Rental Ruli sebanyak 22 unit mobil, dan menyewa kembali dari rental Sumarji sebanyak 19 unit mobil. Hari Minggu tanggal 21 Oktober 2018, pemilik rental dan pemilik mobil melaporkan sdr A ke Polsek Bogor Barat dan setelah menerima laporan, di hari yang sama jam 02.00 WIB sdr. A di amankan selanjutnya di lakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pelaku lain dalam kasus penggelapan ini,” jelas Ulung.

Dalam pemeriksaan tersebut, lanjutnya, pelaku mengakui perbuatannya telah menyewa kendaraan berbagai merk di rental yang selanjutnya digadaikan dan dijadikan jaminan atas pinjaman uang. Atas kejadian tersebut pihak rental mengalami kerugian yang di taksir mencapai Rp3 milyar.

“Atas perbuatannya itu, tersangka terancam hukuman 4 tahun penjara dengan Pasal yang disangkakan 372 dan 378, tentang penipuan dan penggelapan,” tandasnya. (Tri)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*