Pelajar Rusak Mobil Kepolisian, Bima: Ditahan Supaya Kapok

kabar17.com – Adanya pelajar Kota Bogor yang mengikuti aksi demonstrasi dan melakukan pengrusakan mobil kepolisian mendapat tanggapan dari Wali Kota Bogor Bima Arya. Menurut Bima aksi pelajar tersebut hanya emosional atau ada aktor yang menggerakkan pelajar tersebut.

“Kita harus bedakan antara idealisme mahasiswa dengan tugas pelajar. Tugas pelajar itu belajar menyalurkannya bukan dengan cara itu. Kalau mahasiswa wajar sejauh sesuai dengan aturan asal tidak anarkis, panggilan sejarah buat mahasiswa, tapi kalau pelajar itu belum ke arah sana apalagi kalau di lakukan dengan kriminal,” ucap Bima usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Kamis (26/9/19).

Bima menjelaskan bahwa Pemkot Bogor sudah berkordinasi dengan KCD dan Muspida untuk menindak tegas pelajar yang melakukan tindakan kriminal. “Kita berkordinasi dengan KCD dan Muspida untuk menindak tegas, saya minta pelajar yang terlibat kriminal di tahan polisi supaya kapok, mereka tidak bisa memanfaatkan momentum untuk melakukan kriminal,” jelasnya.

Menurut Bima pemerintah harus tegas terhadap pelajar yang melakukan perbuatan kriminal, bahkan pelajar tersebut harus dilakukan pembinaan. “Kita harus tegas, kita harus mengajar kan kepada mereka apalagi kalau sekolahnya tidak benar, nilainya kacau malah membuat kriminal, ini harus betul betul dilakukan pembinaan,” tegas Bima. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*