Organda: Kereta Trem Bakal Rugikan Pengusaha Angkot

kabar17.com – Organda Kota Bogor menolak adanya kereta trem yang nantinya akan beroperasional di Kota Bogor. Alasannya, kereta trem itu akan berpengaruh terhadap angkutan umum (angkot) yang ada di Kota Bogor. Menurutnya, para pengusaha angkot akan mengalami kerugian, sedangkan sampai saat ini, tidak ada solusi apapun dari Pemkot Bogor untuk memajukan sektor angkutan di Kota Bogor.

“Kami menolak rencana kereta trem di Kota Bogor. Jelas rencana itu akan merugikan kami dan para pengusaha angkot ataupun kendaraan angkot yang ada di Kota Bogor,” tegas Ketua Organda Kota Bogor, M. Ishack.

Ia menjelaskan, kereta trem belum tepat direalisasikan di Kota Bogor karena infrastuktur jalan di Kota Bogor juga belum siap, contohnya untuk di Jalan Suryakencana saat ini terjadi penyempitan. Selain itu, kondisi angkutan di Kota Bogor hingga saat ini belum ada kemajuan apapun.

“Kami hanya minta untuk menghargai semua pengusaha angkot, karena kereta trem itu berpengaruh paling besar kepada pemilik angkot dan supir-supir angkot,” ucapnya.

Dengan adanya kereta trem, otomatis nanti kondisi badan jalan bakal hilang dan program rerouting angkot atau konversi juga akan berpengaruh besar. Rencana itupun bakal amburadul walaupun dimulai dari nol.

“Sangat berpengaruh besar kepada program konversi dan rerouting angkot. Sekarang aja program itu tidak jalan, apalagi ada rencana trem,” jelasnya.

Masih kata dia, kereta trem kemungkinan akan membuat pengusaha angkot bangkrut. Kalaupun dipaksakan bisa jadi konflik. Kajian-kajian untuk kereta trem saja belum ada dan belum di ketahui kejelasannya. Bagaimana mau di sosialisasikan kepada angkutan.

“Kami menghindari adanya konflik horizontal yang terjadi. Perlu ada kajian mendalam dan komprehensif menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak, terutama para supir dan pemilik angkot di Kota Bogor,” tandasnya. (*/KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*