Ombudsman Periksa Pencemaran Sungai Cileungsi

Kabar17.com – Terkait pencemaran di Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, Ketua Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Teguh P. Nugroho mengaku sudah melakukan rangkaian pemeriksaan terkait pencemaran tersebut.

Ia menjelaskan bahwa saat melakukan peninjauan ke lokasi, pihaknya menemukan 48 perusahaan tanpa izin yang membuang limbah ke Sungai Cileungsi. Pihaknya pun juga melakukan pemeriksaan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tingkat Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat kemudian tingkat Kementrian LHK dalam Ditjen Gakhum dan Pembinaan.

Teguh mengatakan, pihaknya menemukan bahwa Dinas LHK Kabupaten Bogor sama sekali tidak memiliki PPLH (Pejabat Penyidik Lingkungan Hidup) yang berfungsi sebagai penyidik kejahatan lingkungan. Bahkan dalam satu Provinsi, ia menemukan hanya ada 4 petugas PPLH.

“Bayangkan di Kabupaten Bogor ada 2600 perusahaan tidak ada PPLH satu orang pun. Se-Provinsi Jabar itu, cuma ada 4 orang PPLH, tidak mencukupi. Harusnya ada tindakan dari LHK Kabupaten, Provinsi, dan Kementrian LHK, minimal 48 perusahaan harus sudah ditutup,” ujarnya saat ditemui di Sentul, Kab. Bogor, Rabu (5/12/18) kemarin.

Teguh menegaskan, penyelidikan terhadap pencemaran Sungai Cileungsi masih berlangsung. “Secepatnya LHAP (Laporan Hasil Akhir Penyelidikan) ini, akan kami selesaikan dan sampaikan ke publik,” ungkapnya. (Tri)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*