Milenial Berbudaya di Festival Budaya Nusantara

kabar17.com – Festival Budaya Nusantara XII kembali digelar oleh mahasiswa program studi komunikasi sekolah vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB). Kali ini, dilangsungkan di halaman Plaza Balaikota Bogor, Minggu (28/4/19). Tak hanya menampilkan keragaman makanan, pakaian dan rumah adat yang ada di nusantara, dalam acara tersebut juga dilakukan deklarasi Milenial Berbudaya.

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang hadir membuka acara ini mengatakan, acara Festival Budaya Nusantara adalah acara kebanggaan IPB. Karena itu, setiap tahun acara Festival Budaya Nusantara semakin banyak pengunjungnya.

“Insha Allah tahun depan akan di gelar di kantor Bakorwil yang tempatnya cukup luas, karena tahun depan kantor Bakorwil akan menjadi aset Kota Bogor sehingga acaranya bisa lebih ramai lagi. Selain itu, Festival Budaya Nusantara ini, akan menjadi agenda destinasi  wisata dan event andalan Kota Bogor,” ucap Bima.

Bima menilai, meski mahasiswa yang menjaga stand bukan dari daerah aslinya, tetapi mereka bisa menjiwai asal stand daerah yang mereka jaga. “Yang paling menarik adalah mahasiswa IPB ini, menjiwai perannya masing-masing. Mereka bisa tahu cara buat makanannya dan kerajinannya. Itu mereka bisa jelasin. Menurut saya itu keren,” ungkapnya.

Tentang deklarasi Milenial Berbudaya yang di ucapkan oleh mahasiswa, menurut Bima, deklarasi itu harus diiringi oleh hal-hal yang lebih kongkrit. “Deklarasi itu, hanya langkah awal saja. Kedepannya harus terus mengalir dan menguat rasa bangga sebagai anak bangsa dengan budaya lokal itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor IPB DR. Arif Satria mengapresiasi mahasiswa sekolah Vokasi IPB yang telah memberikan karya dan kreatifitas dalam event Festival Budaya Nusantara. Sebab dari event ini  meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa.

“Jadi, menurut saya event-event seperti ini, sangat penting dalam rangka membangun soft skill mahasiswa. Kegiatan yang di bangun oleh remaja itu bagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan kecintaan kepada budaya agar kita semakin percaya diri,” ujar Arif.

Menurut Arif, di dunia ini banyak ragam budaya dan Indonesia merupakan bangsa yang sangat kaya dengan budaya. Oleh karena itu, saatnya Indonesia bisa meng-upload atau  memberi warna di dunia ini.

“Kita itu harus meng-upload karya-karya, ide-ide dan pikiran-pikiran kita, itulah bagian dari kita untuk terus mempengaruhi dunia, karena yang eksis kedepannya itu siapa yang bisa mempengaruhi dunia, bisa mewarnai dunia dan siapa yang bisa membawa perubahan,” terangnya.

Ia pun berterima kasih kepada sekolah vokasi IPB yang terus menjaga dan mengadakan kegiatan ini setiap tahun dengan cara menyenangkan dan membuat para mahasiswa memiliki kemampuan soft skil yang sangat bagus, khusunya dalam hal membangun teamwork, berkolaborasi dan memberikan efek yang di hasilkan dari kegiatan ini.

“Efek dari skil-skil itulah yang sangat di perlukan sehingga agility dan kolaborasi itu sesuatu sangat penting. Oleh karena itu dalam event ini panitia sudah melatih bagaimana untuk bisa terus memacu kelincahan serta membangun kemampuan kita untuk bersinergi antar kolaborasi,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*