MaUng Band Mengaung di Belantika Musik Indonesia, Suarakan Budaya dan Nasionalisme

kabar17.com – MaUng Band adalah salah satu band indie yang mengedepankan semangat nasionalisme. MaUng Band yang merupakan kepanjangan dari Manusia Unggul Bangsa dan Anak Negeri yang cinta Damai ini, dibentuk di Sumedang pada 20 Maret 2016. Dengan di motori oleh tujuh personilnya yakni yakni Nurmansyah, Yuslim Suryo N, dan Irfan Anshori pada vokal, Ade Susanto dan Gilang Galah pada gitar, Saefulloh N pada bass, dan Satrio Dewo Nugroho pada drum, grup ini, mengusung genre rock alternatif, yang lirik-lirik lagunya berisikan pesan moral tentang pentingnya mempertahankan dan menghargai sejarah bangsa Indonesia.

Grup band ini, mengawali performancenya melalui parade-parade dan festival. Berdiri secara mandiri, independent dan tanpa label rekaman,  MaUng Band telah menelurkan lima buah lagu yang semuanya mengangkat tentang adat, budaya, nasionalisme dan patriotisme ke-Indonesiaan. Lima lagu tersebut yakni A3 (Asih, Asuh, Asah), Indonesia Jaya, Syukur, MaUng, dan Indonesia Raja Dunia.

Pembina MaUng Band, S.Negoro mengatakan, band ini, baru berjalan dua tahun. Yang membedakan dengan band lainnya yaitu keunikan penampilan dan lirik yang penuh pesan moral dalam lagu yang disuguhkan. Itu yang menjadi ciri serta karakter dari MaUng Band.

Mengusung semangat nasionalisme yang dituangkan dalam bentuk musik dan lagu, MaUng Band hadir bukan hanya untuk meramaikan belantika musik Indonesia tapi ingin turut serta mengajak, menyadarkan, dan meneguhkan kembali jiwa nasionalisme masyarakat melalui lagu dan musik. Sebagaimana mottonya “Dengan Mengubah Diri Sendiri Maka Lingkungan Dan Dunia Akan Berubah”.

“Bentuk semangat nasionalisme itu kami tuangkan dalam lagu. Ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menghormati dan menghargai sejarah bangsa,” ucapnya saat menggelar press Conference di Teras Makati, Ciapus, Tamansari, Kabupaten Bogor, Rabu (16/01/2019).

Ia menuturkan, alasan dibentuknya MaUng Band berawal dari melihatnya bangsa Indonesia yang saat ini seperti kehilangan ingatan akan sejarah bangsanya sendiri. Menurutnya, lupa ingatan sejarah ini, bukanlah hal yang dianggap enteng. Sebab, sebagaimana ghalibnya orang yang lupa ingatan, maka perilakunya menjadi tak terkendali, hilang kesadaran dan menjadi ngawur dalam melangkah dan menapaki proses kehidupan kekiniannya dan masa depannya.

“Ini juga bisa menyebabkan penyakit mental kronis dari sebagian besar anak bangsa kita. Penyakit mental ini berlanjut kepada rusaknya karakter kebangsaannya, dan tak mampu memelihara national character buildingnya. Maka dari itu, MaUng Band dibentuk guna mengajak, menyadarkan, dan meneguhkan kembali jiwa nasionalisme masyarakat Indonesia melalui karya lagu yang sudah diciptakan MaUng Band,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, MaUng Band awalnya memulai performance dengan mengikuti parade-parade dan festival, di mana konsep dari acara musik ini, tidak hanya terfokus dengan hiburan dari pertunjukan musik yang ada di atas panggung saja.

“MaUng Band memberikan suatu atmosfir berbeda lewat lagu-lagunya. Sehingga di setiap acara akan menjadi suatu kenangan tersendiri bagi para penonton dan pendengarnya,” pungkasnya. (KY)

Untuk mengenal lebih jauh tentang MaUng Band bisa melihat profile dan perkembangan terbarunya di:
Fb: Maungband ID
Instagram : maungband_id
Twitter : maungband_id
Youtube : media cakra 101



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*