Makam Tertimbun Longsor, Puluhan Jenazah Dipindahkan

kabar17.com – Puluhan jenazah di TPU Kampung Banar, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dipindahkan ke lokasi baru karena area makam sebelumnya terkena longsoran tanah akibat disapu banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Rabu (1/1) lalu. Pemindahan serta penguburan jenazah dilakukan oleh para relawan dibantu pihak keluarga dan warga setempat pada Kamis (9/1/2020).

Salah seorang warga setempat, Jaja (68) yang juga pihak keluarga dari makam yang terbawa longsor mengatakan, yang dimakamkan disini kebanyakan adalah warga setempat. Sepengetahuannya ada lebih dari 50 makam di TPU ini. Yang terbawa longsor ada 19 makam. Selebihnya makam masih utuh tidak terbawa longsor.

“Yang mencari dan memindahkannya kita dibantu oleh relawan dari Hilmi Jabar dan FPI Bogor Raya. Di hari pertama ini, sudah ada 9 jenazah yang ditemukan. Lalu kita pindahkan dan dikuburkan kembali di tempat yang aman tidak jauh dari lokasi. Semua dipindahkan ke satu lokasi. Jadi, dibikin kuburan massal. Pencarian jenazah lainnya akan dilanjutkan besok. Kurang lebih 10 jenazah lagi,” terangnya.

Ia mengungkapkan, pemindahan jenazah ini, adalah inisiatif dari keluarga pemilik makam yang meminta tolong kepada relawan untuk dipindahkan dan dikuburkan kembali. Keluarga dari Jaja sendiri ada tiga orang yang dimakamkan disini. Satu tidak terbawa longsor, satu terkena longsor tapi sudah ketemu dan satu lagi terkena longsor namun belum ketemu.

“Terima kasih kepada para relawan dari FPI dan Hilmi yang telah membantu proses pemindahan jenazah. Saya minta bantu didoakan juga baik bagi yang sudah tiada maupun bagi kita yang masih hidup,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Hilal Merah Indonesia (Hilmi) Jawa Barat, H. Asep Heri mengatakan, relawan yang diturunkan berjumlah 32 orang gabungan dari FPI dan Hilmi. Adapun proses pencarian jenazah di mulai dari jenazah yang sudah terlihat dari luar. Sebagian yang lain mencari yang masih tertimbun dengan memakai cangkul. Setelah ditemukan kemudian digotong dengan menggunakan kain sarung dan karung.

“Proses pencarian dilakukan dari jam 13.00 WIB dan dikuburkan kembali jam 16.00 WIB. Kondisi jenazah ada satu yang masih utuh. Selebihnya sudah tulang belulang. Dikarenakan hujan turun dan khawatir ada longsor susulan maka kegiatan dilanjutkan besok,” jelasnya.

Asep mengungkapkan, dirinya bersama relawan lain sudah tiga hari di Kampung Banar. Hari pertama, yang dilakukan adalah mengevakuasi warga yang terbawa longsor dan itu dibantu juga oleh Basarnas, TNI, Brimob, SAR. Kemudian di hari kedua, pembersihan masjid dan rumah warga yang terkena banjir dan longsor. Hari ketiga, pemindahan jenazah pada makam yang terkena longsor. “Untuk lokasi kita fokus dulu pada Kampung Banar, Desa Harkatjaya,” pungkasnya. (Tri)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*