Mahasiswa Papua Gelar Aksi Serukan Anti Rasisme dan Diskriminasi

kabar17.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua Kota Bogor melakukan aksi damai di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (21/8/19). Dengan membawa spanduk peserta aksi menyuarakan anti rasisme dan diskriminasi yang dialami warga Papua di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Ketua Ikatan Mahasiswa Papua Kota Bogor, Bernard Rumpedai mengatakan, aksi tersebut merupakan aksi solidaritas atas peristiwa yang terjadi di Surabaya dan Malang. Ia juga meminta agar negara harus berani menegakkan kebenaran dan mengusut dalang atau provokator di balik aksi itu. Ia juga mengajak semua pihak untuk tidak lagi bicara soal rasisme dan diskriminasi terhadap warga asal Papua. Sebab, Papua juga merupakan bagian dari Indonesia.

“Kami mengutuk keras aksi kekerasan terhadap warga Papua yang terjadi di Surabaya dan Malang. Kita menyayangkan aksi tersebut, semoga ke depan tidak ada lagi. Lawan diskriminasi, tindak tegas pelaku rasisme dan diskriminasi,” ungkapnya.

Masih kata dia, selain aksi longmarch pihaknya juga melakukan aksi bakar lilin di sekitar Tugu Kujang. Intinya tidak ada aksi anarkis dari kawan-kawan mahasiswa Papua Bogor Raya. “Hari ini aksi kami bukan aksi anarkis tetapi aksi damai dan sudah kami sampaikan ke pihak kepolisian bahwa kami tidak akan berbuat anarkis,” jelasnya.

Aksi solidaritas mahasiswa Bogor asal Papua ini berjalan kondusif. Mereka bertahan hingga menjelang magrib. Sebelum membubarkan diri, para mahasiswa menyalakan lilin sebagai simbol keprihatinan. (*/KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*