Kuasa Hukum Pemilik Lahan Jalan R3 Pertanyakan Tidak Dihitungnya Kompensasi 2014-2018

kabar17.com –  Meski telah melakukan pertemuan tiga kali antara Pemerintah Kota (pemkot) Bogor dan pemilik lahan, permasalahan jalan Regional Ring Road (R3) masih belum ada kesepakatan terkait ganti rugi lahan milik Siti Khadijah tersebut.

Kuasa Hukum Ismail Abdullah (H.Aab), Herlly Hermawan mengatakan, pertemuan yang ke-3 ini, pihaknya menyampaikan jawaban atas penjelasan hasil appraisal secara tertulis. “Hasil appraisal nya kita jawab, ada beberapa hal yang sangat tidak sesuai dengan yang tidak di akomodir oleh appraisal. Pada keputusan pengadilan di nyatakan bahwa harus ada komponen kompensasi selain ganti pokok yaitu dari 2014 – 2018. Tanah itukan tanah produktif dan tiap tahun pemilik lahan bayar PBB ini tidak di hitung di pakai jalan,” ucapnya kepada wartawan, Senin (04/3/19).

Lebih lanjut, Herlly menuturkan, pihaknya menanyakan alasan tidak dihitungnya kompensasi dari tahun 2014-2018 ternyata pemkot tidak bisa menjawab, sebab menurutnya pihak pemkot akan menanyakan kembali kepada tim appraisal. “Dalam putusan pengadilan akte van dading itu, komponen konpensasinya harus ada disitu, mereka pada tanggal 28 Desember dapat hasil appraisal dari Kantor Jasa Pelayanan Publik (KJPP) harusnya mereka sudah baca dan di tanya kenapa tidak ada kompensasi dan tidak di akomodir hasil appraisal, harusnya pihak pemkot menanyakan kepada KJPP,” jelasnya.

Herlly menegaskan, pihaknya tidak membahas terkait harga pokok, tetapi pihaknya hanya membahas kompensasi dari 2014 -2018. Kalau memang tidak ada dasar hukumnya itu tidak boleh di hitung, dan pemilik lahan pun terima, tapi ini tidak di samapaikan dasar hukumnya. “Sekarang dari tahun 2014-2018 lahan itu di pakai oleh pemkot sehingga pemkot mempunyai benefit yang besar dari segi politik, ekomoni dan sosial. Mereka sudah dapat semua benefitnya tapi hak pemilik lahan mereka tidak perhitungkan,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*