KPU Kota Bogor Sosialisasikan Tatacara Pencoblosan Suara ke Warga Binaan Lapas Kelas II A Paledang

kabar17.com – Kepala Lapas Kelas II A Paledang Bogor, Teguh Wibowo mengatakan, dari 966 warga binaan, baru 700 yang sudah terdaftar di DPT dan yang 200 sedang menunggu. Nanti akan ada 4 TPS yang disediakan di Lapas Paledang. Hal tersebut dikatakan Teguh saat KPU Kota Bogor melakukan sosialisasi dan bimtek di Lapas Kelas II A Paledang Selasa (9/4/2019).

Dikatakan Teguh, di Lapas Kelas II A Paledang Bogor ada 4 TPS dan semua warga binaan bisa menggunakan hak pilihnya. “Untuk petugas TPS semua dari lapas. Kita siapkan 7 petugas per TPS-nya. Jadi, total ada 28 orang. Tapi kita tetap berkoordinasi dengan KPU dan di backup keamanan dari Polri karena ada warga binaan yang bebas dan masuk. Itu sirkulasi penghuni di sini,” jelasnya.

Usai sosialisasi, Komisioner KPU, Dian Askhabul Yamin menyampaikan, yang dilakukan oleh KPU adalah sebuah bentuk perlindungan hak pilih setiap warga negara Indonesia khususnya yang sudah terdaftar di DPT dan mereka yang sudah memiliki hak pilih.

“Ini upaya kami bekerjasama dengan Lapas Kelas II A Paledang. Harapan kita semua warga khususnya yang menjadi warga binaan di Lapas ini, pada tanggal 17 April nanti bisa menyalurkan hak pilihnya sesuai hati dan keinginan mereka,” harapnya.

Ia menambahkan, karena basis pemilu 2019 ini berbasis daerah pemilihan dan domisili maka dari awal pihaknya sudah melakukan inventarisir berapa jumlah warga dari daerah Bogor Tengah dan Timur. Di luar itu, mereka hanya akan mendapatkan surat suara sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Untuk teman-teman yang berasal dari luar domisili Kota Bogor di syaratkan ada A5. Itu juga kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak lapas untuk bisa menjaga hak pilihnya,” terangnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*