Kemenpan RB Harap MPP Bisa Melayani dan Mengedukasi Masyarakat

kabar17.com – Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa meninjau kesiapan Mal Pelayanan Publik (MPP) Grha Tiyasa yang bertempat di Lippo Keboen Raya Bogor, Jalan Malabar 2 No.17A, Babakan, Bogor Tengah, Kota Bogor. Senin (19/8/19)

Dalam kesempatan itu Deputi Menpan RB yang di dampingi Wakil Wali Kota Dedie A Rachim dan Kepala Dinas DMTSP Denny Mulyadi meninjau satu persatu layanan yang ada di MPP tersebut. Diah mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang telah mengimplemetasikan MPP Kota Bogor Ini, meski MPP Kota Bogor dinilai telat di banding daerah lain.

“Waktu itu saya sempat berdiskusi dengan pak Wali Kota dan Alhamdulillah ini bisa terealisasi jadi dan kami mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota berserta jajaran terutama kepada semua institusi luar Pemkot Bogor untuk bergabung di MPP ini ada 14 instusi dan 145 layanan,” ucapnya usai meninjau MPP Kota Bogor.

Diah menjelaskan bahwa konsep MPP adalah lebih mengedepankan hospitality atau keramahtamahan. Selain itu menurutnya MPP harus bisa melayani masyarakat dengan baik dan juga bisa mengedukasi masyarakat.

“Tujuan daripada MPP ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, jadi semacam one stop service area dimana berbagai jenis pelayanan dapat di terima oleh masyarakat dalam satu lokasi dan tidak hanya layanan dari Pemkot Bogor tetapi layanan dari luar institusi baik layanan instansi pemerintah BUMN, BUMD dan memungkinkan juga swasta,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa MPP Kota Bogor ini merupakan MPP ke-17 di Indonesia, namun MPP memiliki standar dan memiliki peraturan hukum nya permenpan RB nomor 23 tahun 2017.

“tetapi setiap daerah memiliki keunikan masing-masing, tentu saja sangat tergantung kepada apa yang menjadi kebutuhan masyarakat karena MPP ini adalah menjawab yang menjadi kebutuhan masyarakat dan berusaha melayani masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Dedie A Rachim menuturkan MPP Kota Bogor adalah layanan yang pertama di Jawa Barat yang standarnya cukup tinggi dan kedepannya ingin menjadi salah satu role model sistim pelayanan publik kepada daerah daerah lain khususnya di Jawa Barat.

“kita sudah melakukan berbagai uji coba, kita juga terus menerima masukan, saran , pendapatan dari pemerintah pusat yaitu dari Kemenpan RB dan instansi lain untuk terus bagaimana kita dapat menstandarkan sistem pelayanan yang memang di butuhkan oleh masyarakat. kita berharap nanti pada tanggal 26 Agustus menpan RB dan syukur syukur presiden bisa hadir meresmikan MPP kota Bogor ini, karena sejauh ini inilah yang dapat kita siapkan sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” Kata Dedie. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*