Kembalikan Fungsi Trotoar dan Jalur Hijau, Kecamatan Bogor Timur Tertibkan PKL dan Bangunan di Jalan Pajajaran

kabar17.com – Untuk mengembalikan fungsi trotoar dan jalur hijau di sepanjang jalan Pajajaran mulai dari jembatan Bale Binarum sampai ruko Elizabeth jajaran Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur dan Satpol PP Kota Bogor menertibkan bangunan semi permanen yang berdiri di atas trotoar.

“target kita semua trotoar kembali ke jalur dan fungsi yang semestinya, yang di isi sama PKL kita tertibkan, yang menjadi bangunan kita bongkar sehingga kita memuliakan pejalan kaki sebagaimana yang diperintahkan oleh Pemkot Bogor,” ucap Lurah Sukasari Dicky Iman Nugraha di sela penertiban pada Selasa (23/7/19).

Pada prinsipnya, lanjut Dicky setiap pelanggaran atas ketentuan yang berlaku di kota Bogor akan segera sikapi dan kembalikan sebagaimana yang harus dilaksanakan.

Terkait ada salah satu ruko yang di tempati informasi dan Erafone yang menutup trotoar yang di jadikan lahan parkir, Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan akan memanggil pemilik gedung dan memerintahkan untuk membongkar.

“Sangsinya tentu diatur oleh perda sekarang ini kita lakukan pendekatan yang lebih soft dulu dalam artian kalau bisa kita tertibkan lebih baik daripada kita gunakan denda administrasi atau hal hal yang sudah diatur dalam ketentuan perundang-undangan, mudah mudahan satu Minggu sudah ada actionnya,” jelasnya.

Sementara, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bogor Timur, Elias Moa menerangkan bahwa sebelum penertiban, pihaknya sudah memberitahu melalui surat dan memberi penjelasan secara lisan.

” Kita memberikan toleransi satu Minggu untuk membongkar sendiri ternyata tidak, untuk PKL mereka semua sudah menyadari bahwa mereka itu berjualan di fasilitas umum dan mereka sudah mengosongkan hanya ada beberapa ruko yang memanfaatkan fasilitas umum seperti Informa itu sudah keterlaluan,” terangnya.

Elias mengatakan pihaknya memberikan batas waktu pemanggilan kepada pemilik ruko Informa selama 3 hari kedepan mulai hari ini, jika tidak memenuhi panggilan pihaknya akan eksekusi melalui Satpol PP selaku penegak perda.

“Sangsinya nanti kita akan bawa keranah hukum, karena sudah jelas itu pelanggaran, itu hak publik yang sudah mereka rebut,” tegasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*