KAMMI Desak Walikota Tuntaskan Permasalahan di Kota Bogor

kabar17.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas lbn Khaldun Bogor menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Balaikota Bogor, Jalan Ir. Djuanda, Kota Bogor, Senin (29/7/2019).

Dalam aksinya, KAMMI Mendesak Wali Kota Bogor, Bima Arya untuk segera menuntaskan permasalahan penataan transportasi publik, angkutan massaI dan kemacetan di Kota Bogor serta memastikan ketersediaan blangko E-KTP agar tidak menyusahkan masyarakat.

Ketua Umum KAMMI UIKA, Debi Firdaus mengatakan, enam skala prioritas yang dicanangkan Bima pada periode pertama dinilai gagal dituntaskan. Terutama permasalahan penataan transportasi publik dan angkutan massaI.

“Program yang dicanangkan mulai dari rerouting angkot sampai konversi tiga angkot menjadi satu bus dinilai gagal dituntaskan. Masalah tersebut tidak menuai hasil sama sekali selama 5 tahun pemerintahan pada periode pertama,” ucap Debi.

Selain itu, lanjut Debi, permasalahan kemacetan juga sampai saat ini dinilai gagal diselesaikan. Masih banyak titik- titik kemacetan di Kota Bogor. Hal tersebut harus menjadi evaluasi besar pemerintahan Bima Arya pada periode saat ini. Pemerintah harus fokus menuntaskan dan membuat target untuk penyelesaian masalah tersebut yang sudah berjalan sejak 5 tahun yang lalu.

“Kami tidak ingin harus menunggu 5 tahun lagi yang pada akhirnya gagal kembali terselesaikan dan pemerintahan Bima Arya selesai,” ujarnya.

Menurut Debi, Bima Arya harus berani membuat target waktu untuk menuntaskan permasalahan tersebut. “Kami meminta Pemkot Bogor fokus tuntaskan janji-janji yang belum terpenuhi, jangan sibuk membuat opini atau janji-janji baru seakan-akan mengalihkan ketidakmampuan Pemkot Bogor menuntaskan 6 skala prioritas yang pernah dijanjikan,” terangnya.

Tak hanya itu, masalah pembuatan E-KTP juga masih sangat menyulitkan masyarakat dengan seringnya blangko yang kosong. Padahal E-KTP sangat dibutuhkan sekali bagi masyarakat. Masyarakat pun banyak mengeluh terkait kosongnya blangko dan tidak ada kejelasan kapan adanya.

“Kami meminta Walikota Bogor selalu update memastikan ketersediaan blangko E-KTP dan kami juga meminta Walikota Bogor jangan gagal fokus,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*