Job Fair Selama Dua Hari di Wr Jambu

Kabar17.com – Masalah pengangguran masih banyak ditemukan di berbagai Kota. Salah satunya di Kota Bogor. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia (RI) bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor menggelar pameran kesempatan kerja atau job fair di lantai lima Plaza Jambu Dua, Jl. Raya Pajajaran, Bantarjati, Bogor Utara pada (28/11-29/11).

Kasubdit Bursa Kerja dari Kemnaker RI, Timbul T. Panggabean mengatakan, job fair hari ini digelar oleh Kemnaker yang bekerjasama dengan Disnakertrans Kota Bogor. Ini merupakan kegiatan APBN 2018. Kata dia, anggarannya alokasi APBN dari Kemnaker. Mengingat Kota Bogor itu salah satu daerah penyangga Ibu Kota selain Depok, Tangerang, Bekasi. “Yang kita lihat tingkat pengangguran terbukanya masih lebih tinggi dari data tingkat pengangguran nasional,” bebernya.

Ia menambahkan, jadi ada 9 persen lebih, sedangkan secara nasional 5,4 persen, artinya ini masih tinggi. Untuk itu, masih kata dia, berupaya mengurangi pengangguran, salah satunya melalui pameran kesempatan kerja atau job fair.

“Karena ini menjembatani antara dunia usaha, industri dengan pencari kerja (Pencaker). Untuk mempercepat para pencaker mendapatkan lowongan pekerjaan,” ungkapnya.

Sambung dia, karena bagaimanapun juga informasi lowongan pekerja sulit, itu perlu dibantu dan difasilitasi langsung oleh Pemerintah. Maka, diberikan kegiatan ini secara gratis bagi para pencaker. Bahkan para perusahaan yang tersedia di sini pun gratis tanpa biaya.

“Sehingga ini akan menggairahkan pemilik perusahaan untuk turut serta membantu warga Bogor yang masih belum bekerja. Dan membuat pemilik perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja sesuai kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan. Ini yang akan meningkatkan produktivitas dari perusahaan,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sudah ada sekitar 2000 pencaker yang datang di hari pertama dan sudah terdaftar di website. Dengan lowongan yang tersedia sekitar 1500. Namun, kata dia, bisa juga pencaker bertambah karena memang menyediakan pendaftaran on the spot secara manual. “Semoga 1500 lowongan ini bisa terpenuhi semua,” harapnya.

Ada 45 perusahaan alokasi anggaran, lanjut dia, namun karena antusias yang cukup tinggi, rasanya ini lebih dari kapasitas yang disediakan. Walau begitu, kata dia, tetap menerima perusahaan yang mau berpartisipasi karena memang masih ada space di sini. “Perusahaan yang tersedia dengan berbagai sektor khususnya sektor jasa di Bogor, tapi ada juga industri dari luar Bogor. Karena dalam bekerja itu sesuai dengan bakat, minat, dan kompetensi yang dimiliki,” tuturnya.

Di kota Bogor, kata dia, tahun ini baru pertama kali melakukan job fair. Langsung untuk mengalokasikan 45 perusahaan. “Mudah-mudahan lowongan bisa terpenuhi. Dan pengangguran berkurang di Kota Bogor,” imbuhnya.

Kepala Disnakertrans Kota Bogor, Samson Purba mengatakan, angka pengangguran di Kota Bogor masih tinggi. Maka, ia berharap ini bisa mengatasi sebagian, kalau secara keseluruhan mungkin tidak. “Tapi bisalah untuk pencaker di Kota Bogor bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada,” ucapnya. Dengan formasi 1500 lowongan.

Samson menjelaskan, angka pengangguran di Kota Bogor saat ini mencapai 9,57 persen, kata dia, itu artinya jumlahnya ada diangka 47ribu orang. Diharapkan dari job fair ini bisa sedikit mengatasi penganggurang tersebut.

“Banyak cara yang sudah dilakukan Disnakertarns untuk mengatasi pengangguran tersebut seperti pelatihan dan peningkatan UMKM juga. Maka, untuk pencaker di Kota Bogor jika saat ini masih belum beruntung, jangan pernah bosan mencari kerja dan jangan berkecil hati. Tapi tingkatkan kemampuan,” pungkasnya.(tri)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*