GP Ansor Nilai Kekhawatiran FMB Soal CGM Hanya Pikiran Sesat

kabar17.com – Surat pernyataan sikap Forum Muslim Bogor (FMB) yang menyeru pada pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor untuk tidak memfasilitasi perayaan Bogor Street Fest Cap Go Meh (CGM) 2019, langsung disikapi Ketua GP Ansor Kota Bogor, Rachmat Imron Hidayat.

Surat tertanggal 23 Januari 2019 yang ditanda tangani oleh Ir. Imam Syafei  selaku ketua dan S.A. Syukur, MM selaku Sekretaris dan telah tersebar luas itu, menurut GP Ansor sangatlah tidak tepat. Karena acara Bogor Street Fest Cap Go Meh sudah bertahun tahun dirayakan di Kota Bogor dengan menampilkan berbagai macam budaya nusantara.

“Jelas ini adalah acara budaya bukan keagamaan, adapun kekhawatiran FMB tentang bahayanya acara Cap Go Meh itu hanya pikiran sesat yang di sebarkan oleh FMB. Toh tidak ada fakta yang menjadikan umat Islam menjadi murtad dengan perayaan Cap Go Meh tersebut,” kata lelaki yang akrab disapa Rommy.

Ia menuturkan, dalam Islam dianjurkan menghormati dan menyayangi satu sama lain. “Kita hidup di Republik yang notabene masyarakatnya plural dan majemuk. Saling menghargai dan menghormati perbedaan satu sama lain dan itu sudah menjadi sunatulloh,” terangnya.

Rommy juga meminta kepada pihak yang berwenang untuk menangkap tokoh ataupun pihak yang bertanggung jawab dari FMB yang menyebarkan fitnah untuk mengadu domba sesama anak bangsa, dan diindikasikan kelompok ini adalah NEO HTI yang jelas-jelas sudah di larang di Republik ini. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*