Empat Kali Ajukan RTLH Tak Ada Respon, Atap Rumah Dadang Ambruk

kabar17.com – Akibat hujan deras disertai angin dan petir yang melanda Kota Bogor pada Senin (25/2/19) sore, atap rumah Dadang Suryadi (54) yang berlokasi di Gang Tanu Wijaya kp. Bantar Peuteuy RT 01 RW 04, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, ambruk sekira pukul 23.00 WIB.

Pasalnya kondisi rumah yang dihuni oleh 10 jiwa itu, memang sudah mengkhawatirkan sejak 1 tahun lalu, bahkan dirinya sudah melaporkan kepada pihak RT, RW dan Kelurahan untuk mengajukan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) namun belum ada respon.

“Sudah 4 kali saya mengajukan bantuan RTLH, tetapi sampe sekarang (sudah ambruk) belum ada bantuan tersebut,” ucap Dadang saat ditemui di lokasi, Selasa (26/2/19).

Dadang menceritakan, pada saat kejadian dirinya sedang sendiri rumah sedangkan keluarganya sudah di ungsikan kerumah saudara tepat disamping rumah, karena dirinya khawatir terjadi sesuatu dalam keadaan rumah yang sudah miring serta cuaca sedang hujan deras.

“Atap rumah emang sudah miring, karena takut dan anak anak saya juga sedang sakit semua, jadi saya pindahkan kerumah sebelah. Alhamdulillah saya dan keluarga selamat,” ungkapnya.

Dadang pun berharap, pemerintah bisa segera menyikapi dan memberikan bantuan sehingga rumahnya bisa kembali dihuni. “Ya, sementara saya dan keluarga tinggal dirumah sebelah dulu karena keadaan rumah kaya gini,” katanya.

Atas kejadian tersebut kerugian di perkirakan mencapai 20 jutaan dan Dinas Sosial Kota Bogor, Tagana, BPBD Kota Bogor, keurahan serta kecamatan telah memberikan bantuan darurat berupa terpal, bahan pokok makanan dan sebagainya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*