Dua Petugas KPPS Kota Bogor Meninggal, Bima Arya : Ini Evaluasi Untuk Penyelenggara Pemilu

kabar17.com – Dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Bogor meninggal dunia karena kelelahan saat menjalankan tugas pada pemilu 2019. Kedua petugas KPPS yang meninggal dunia adalah Rasty Miranda (24) petugas KPPS TPS 31 Kutajaya RT 04 RW 02, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dan Anwar Sofyan Harahap ketua KPPS TPS 74, Kelurahan Tegak Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

“Hari ini Pemerintah Kota (pemkot) menerima laporan ada 2 warga meninggal dunia usai bertugas sebagai penyelenggara pemilu, kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” kata Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto usai menghadiri pemakaman Anwar Sofyan Harahap di TPU Dreded, Kota Bogor, Selasa (23/4/19).

Bima pun mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk menyiapkan ambulance di masing-masing PPK. “Saya mengintruksikan kepada kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk menyiapkan ambulance di setiap PPK, dan puskemas di Kota Bogor untuk memeriksa kesehatan para petugas penyelenggara pemilu yang sedang menghitung suara, saya tidak ingin ada korban jadi saya antisipasi seperti itu,” ucapnya.

Banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya, lanjut Bima, ini sebagai evaluasi penyelenggara pemilu untuk sistem pemilu yang lebih menimbang faktor manusia.

“Kita evaluasi kedepannya model serentak begini, karena harus di hitung kesiapan tenaga di Kelurahan, harus dilihat pada kesehatan dan pada kesanggupan manusia, itu yang paling penting harus di antisipasi kedepannya,” ujarnya.

Menurut Bima, kebanyakan petugas KPPS itu dari tokoh masyarakat, RT yang sudah berumur, bahkan dari pensiunan. “Kedepan nanti akan kita perbaiki dan sempurnakan dari segi usia, segi kemampuan, jadi anak anak muda harus di libatkan yang ketahanan fisiknya kuat,” tandasnya.

Selain menghadiri pemakaman, Bima Arya juga menjenguk beberapa petugas KPPS yang sedang di rawat di beberapa rumah sakit di Kota Bogor seperti, RS Salak, RS PMI Bogor dan RS melania. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*