Satpom TNI AU

Bawa Sabu, Dua Pemuda Diamankan Satpom TNI AU Lanud ATS

kabar17.com – Dua pemuda berinisial FM asal Kota Depok dan AS asal Bogor diringkus Petugas Satpom TNI AU Lanud ATS (Atang Sendjaja) karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu seberat 0,5 gram, pada Sabtu (22/9) malam.

Penangkapan berawal dari informasi warga yang melaporkan kepada Petugas Satpom ATS bahwa ada seseorang menyimpan bungkusan mencurigakan di depan warung kopi Pace, Ruko Skatek 024 sekira pukul 19.00 WIB. Atas informasi tersebut, Tim Lidkrim Satpom Lanud ATS langsung menuju lokasi untuk memeriksa barang mencurigakan itu.

Dansat POM TNI AU Lanud Atang Sendjaja Bogor, Letkol POM Kadek Jaya mengatakan, pukul 19.00 ada laporan dari warga yang melihat orang tidak dikenal menggunakan motor Yamaha Mio warna putih menaruh bungkusan mencurigakan dan meninggalkannya di depan warung kopi. Karena belum jelas kepemilikannya, akhirnya bungkusan tersebut dibiarkan sampai ada yang datang mengambil.

Setelah menunggu, akhirnya sekitar pukul 21.00 datanglah dua orang pemuda dengan menggunakan motor Scoopy warna putih Nopol F 6204 FCH mengambil bungkusan tersebut. Dari situ Tim Penyelidikan Kriminal (Lidkrim) langsung melakukan penangkapan, dan setelah diperiksa ternyata bungkusan yang mencurigakan tersebut berisi narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 0,5 gram.

“Dua orang tersangka beserta barang bukti kami serahkan ke BNN Kabupaten Bogor yang memiliki kewenangan menangani. Sejauh ini, keterangan awal dari tersangka masih sebagai pengguna. Untuk pengembangan selanjutnya dilakukan oleh BNN,” terangnya, saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (23/9/2018).

Letkol POM Kadek Jaya menambahkan, yang ingin pihaknya koordinasikan dengan BNN adalah jaring-jaringnya, kenapa bisa melakukan transaksi di sekitar wilayah Lanud ATS? Berlatar belakang kejadian dua bulan lalu yang terjadi transaksi ganja di sekitar Lanud, setelah itu, pimpinan memerintahkan anggota untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan bekerjasama dengan warga.

“Itu yang ingin kami ketahui lebih jauh. Semoga BNN bisa memberikan informasi lebih lanjut tentang jaring-jaringnya sehingga kami bisa meningkatkan sistem keamanan di sekitar Lanud ATS,” ungkapnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*