Ditargetkan Selesai Tepat Waktu, Bima Minta Camat dan Lurah Awasi Pekerjaan Kolam Retensi

kabar17.com – Walikota Bogor Bima Arya di dampingi oleh Kepala Dinas PUPR Chusnus Rozaqi, Camat Bogor Utara Rahmat Hidayat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pembangunan kolam ratensi di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa (12/11/19).

Kolam ratensi tersebut merupakan bantuan dari Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 10 miliar dan nilai proyeknya hampir RP 8,8 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor CV. Ananda Azka Perkasa. “Kolam retensi ini fungsinya untuk mengelola volume air, untuk mengatasi banjir dibeberapa titik di Kecamatan Bogor Utara dan juga untuk mengurangi volume air yang mengalir ke Jakarta,” ucap Bima.

Bima menjelaskan, nantinya kolam ratensi ini bisa menahan sekitar 21 ribu kubik volume air yang akan mengalir ke Jakarta. Ada dua sungai yang akan dialirkan ke kolam ratensi ini diantaranya sungai Ciheleut dan sungai Tanah Baru. “Jadi bukan saja mencegah banjir tetapi kolam retensi ini untuk mengurangi air ke Jakarta” katanya.

Bima juga menuturkan, bahwa pembangunan kolam ratensi sudah mencapai 47 persen dan masih ada deviasi 6 persen dari target yang harus dicapai. “Saya minta harus terus di akeslerasi dan saya juga minta camat dan lurah selalu mengawasi dan memonitor di lapangan agar pekerjaan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Terkait faktor cuaca, lanjut Bima itu persoalan yang harus diantisipasi karena akan mempengaruhi aktifitas pembangunan dilapangan, dan harus ada koordinasi dengan warga soal pekerjaan lembur. “Kalau mau lembur bekerja, warga harus dikoordinasikan dan dikomunikasikan,” katanya.

Pembangunan kolam ratensi yang dibangun diatas lahan seluas 1.6 hektare dengan kedalaman empat meter dan luasan kolam 4000 meter persegi ini jika selesai nanti disekeliling kolam akan dibangun penghijauan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

“Kedepan bisa dijadikan potensi wisata, apabila sudah selesai ada ruang terbuka hijau yang akan dibangun oleh Dinas Lingkungan Hidup. Jadi kolam retensi ini bukan hanya untuk mencegah banjir,rtapi ada aspek wisatanya,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*