Cipaku-Pamoyanan Tak Punya Trotoar Bagi Pejalan Kaki

kabar17.com – Sepanjang Jalan Cipaku sampai dengan Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor, nampaknya kurang memiliki fasilitas trotoar sebagai akses jalan bagi pejalan kaki. Menurut salah satu warga Pamoyanan, Wardi mengungkapkan, tidak adanya trotoar di sepanjang jalan Cipaku sampai Pamoyanan. Hanya ada drainase saluran air yang digunakan warga sebagai pengganti trotoar.

“Sayai berharap pemerintah dapat membangunkan trotoar di kawasan itu. Sudah lama kami berharap ada trotoar. Walau ada rasa pesimis soalnya bahu jalan saja tidak terurus. Kalau musim hujan tergenang air,” ungkapnya, Senin (23/12/19).

Warga lainnya, Asep menuturkan, keberadaan trotoar di kawasan itu akan sangat berguna bagi masyarakat dan juga anak-anak pelajar. Selain sekolahan, di sisi kiri dan kanan jalan raya juga terdapat kios-kios kecil dan para pengusaha waralaba.

“Sepengetahuan saya, setiap lajur jalan raya mestinya diberi akses bagi pejalan kaki demi mendukung keamanan, keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas. Dengan begitu, pejalan kaki bisa terhindar dari bahaya,” ucapnya.

Kalau bicara peraturan, sambungnya, semua sudah dijelaskan di UU No 22 tahun 2009, ada hak pejalan kaki dan pengguna kendaraan wajib mengutamakan pejalan kaki. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 45, definisi trotoar adalah salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas. Pada pasal 131 diatur bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan dan fasilitas lain. (MyM).



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*