Cegah Terjangkit Penyakit, Distani Kota Bogor Lakukan Pemeriksaan ke Tempat Penjualan Hewan Kurban

kabar17.com – Tim Kesehatan Hewan (Keswan) dari Badan Litbang Pertanian dan Dinas Pertanian Kota Bogor melakukan pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban di sejumlah titik, Rabu (7/8/2019). Pemeriksaan meliputi fisik mata, gigi, hidung dan mulut, termasuk umur hewan kurban.

Kasi Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kota Bogor, drh. Raden Roro Patriantariksina Randusari mengatakan, dari hasil pemeriksaan di beberapa tempat penjualan hewan kurban di Kota Bogor, belum ditemukan hewan kurban yang menderita penyakit terutama penyakit menular dari hewan ke manusia. Jika ditemukan hewan yang tidak layak baik karena sakit atau kurang cukup umur, maka hewan tersebut tidak boleh dijual dan harus dipisahkan.

“Sanksinya kita tidak akan memberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan kalung sehat. Karena itu, kita imbau kepada masyarakat yang ingin membeli hewan kurban pilihlah hewan kurban yang sehat ditandai dengan kalung sehat dan SKKH,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Kepala Bidang (kabid) Peternakan pada Dinas Pertanian Kota Bogor, Drh. Wina, M.A. bahwa pengawasan pemeriksaan ante mortem (hewan sebelum dipotong) dan post mortem (setelah proses penyembelihan) dilakukan sampai dengan H+2 dari Idul Adha.

“Kita akan menurunkan kurang lebih 150 tim dari Dinas Pertanian Kota Bogor, Kementerian Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan IPB,” jelasnya.

Pelayanan pemeriksaan kesehatan dilakukan agar hewan kurban memenuhi syarat syariat agama Islam yaitu aman, sehat, utuh (tidak cacat) dan cukup umur. Yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai upaya pembinaan kepada masyarakat baik peternak maupun konsumen, tentang standarisasi hewan kurban yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian dengan prinsip ASUH (aman, sehat, utuh dan halal).

Ia melanjutkan, hewan ternak kurban yang sakit akan dipisahkan dari ternak yang sehat. Tim Keswan akan mengeluarkan SKKH sebagai bukti bahwa hewan kurban tersebut sehat dan sesuai dengan prinsip ASUH tadi. Dengan demikian konsumen akan merasa tenang dan aman dalam melaksanakan ibadah kurban. (*/KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*