Bima Ajak Masyarakat Jauhi Asap Rokok

kabar17.com – Sebagai bentuk mengkampanyekan anti rokok, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar kegiatan Smoke Free Declaration and Smoke Free Run di lapangan Sempur Kota Bogor, Sabtu (21/9/19) pagi. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco (AP – CAT) dan di ikuti oleh ratusan pelajar dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA se- Kota Bogor.

Dalam kesempatan itu, Bima menyampaikan bahwa Pemkot Bogor akan terus bergerak menyelamatkan masyarakat dari bahaya rokok. “Kita insha Allah tetap konsisten dan Istiqomah bergerak di jalan yang lurus untuk menyelamatkan masyarakat dan anak anak muda generasi mendatang dari pola hidup yang tidak sehat salah satunya dengan merokok,” ucap Bima

Menurut Bima, langkah ini diambil berdasarkan kajian dan fakta-fakta yang terjadi di Kota Bogor. “Penyebab kematian yang sebagian besar di sebabkan oleh penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, untuk itu kita mengajak warga Bogor supaya bergerak hidup sehat dan menjauhi asap rokok,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Bima Pemkot Bogor akan terus memperkuat aturan aturan dengan Pertautan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan penegak hukumnya. “Kami akan jadikan kota Bogor ini ramah bagi pecinta olahraga tapi tidak ramah bagi industri tembakau,” tegasnya.

Berdasarkan penelitian, tambah Bima semakin mudah anak anak merokok, maka semakin berat untuk mencoba menghentikan kebiasaan merokok, tapi berdasarkan kajian kalau mudanya tidak merokok, kemungkinan besar masih bisa di selamatkan.

“Maka kita selamatkan usia sekolah supaya tidak mulai merokok, karena begitu SMA tidak merokok kemungkinan besar kuliah tidak merokok, tapi jika,SMP SMA sudah merokok, maka agak sulit menghentikan kebiasaan itu,” ujarnya.

Dengan adanya kenaikan harga rokok di tahun 2020 nanti, semoga ini bisa memperkecil ruang bagi industri tembakau dan bisa menyadarkan masyarakat bahwa uang itu lebih berharga di alokasikan untuk membeli makanan sehat daripada untuk membeli rokok. “lebih baik kan beli makanan bergizi daripada membeli rokok,” pungkas Bima. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*