Bermain, Olahraga, dan Baca Buku di KOLECER Taman Sempur

Kabar17.com – Kota Bogor kini memiliki perpustakaan mini unik yang diberada di tempat terbuka umum. Perpustakaan yang diberi nama Kotak Literasi Warga Cerdas (KOLECER) dan Maca Dina Library (CANDIL) ini, adalah fasilitas terbaru dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Perpustakaan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat (Dispusipda Jabar) yang dapat ditemui di Taman Sempur dan dinikmati warga Bogor maupun pengunjung secara gratis.

KOLECER yang dalam bahasa sunda bermakna baling-baling, merupakan street library, yakni sebuah inovasi perpustakaan mini terinspirasi dari kotak telepon di negara Inggris yang bisa memuat 80 buku dengan tujuan sebagai wadah masyarakat Jawa Barat yang sulit mengakses ke perpustakaan umum.

Sedangkan CANDIL adalah aplikasi e-library berbasis android milik Pemerintah Jawa Barat yang berisi buku dalam bentuk elektronik dari para pengarang yang berasal dari Jawa Barat dan nasional diantaranya Ridwan Kamil, Andy F. Noya, Bima Arya dan masih banyak lagi.

Kepala Dispusipda Jabar, M.Taufik Budi Santoso menjelaskan, tahap pertama, CANDIL menyediakan 500 judul dan setiap judulnya menyediakan 3 eksemplar dengan total keseluruhan 1.500 eksemplar. Jumlah judul dan eksemplar akan bertambah setiap tahunnya. Untuk tahun 2019 ditargetkan akan bertambah hingga 1.500 judul.

“Sebetulnya konsep KOLECER ini, berasal dari pengertian bahwa masyarakat membutuhkan akses yang lebih dekat dengan perpustakaan. Jadi masyarakat tidak harus datang ke perpustakaan tapi perpustakaannya yang mendekat kepada masyarakat. KOLECER ini, nantinya akan ditempatkan di ruang publik tempat masyarakat berkumpul, bisa di taman terbuka atau di jalan,” jelas M.Taufik saat ditemui di acara launching Kotak Literasi Warga Cerdas (KOLECER) dan Maca Dina Library (CANDIL) di Taman Sempur, Kota Bogor, Sabtu (15/12/18).

Konsep lainnya dari program tersebut sambung M.Taufik adalah mengajak masyarakat untuk menyalurkan, menghibahkan buku-buku miliknya dan ditempatkan secara langsung di KOLECER sehingga bisa dibaca masyarakat luas.

Untuk menyeleksi keamanan isi buku di KOLECER kata M. Taufik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan pemerintah daerah di Jawa Barat agar menugaskan seorang kurator. Hal itu, ditujukan untuk menyeleksi secara benar buku-buku yang dihibahkan untuk kepentingan masyarakat sehingga kontennya tidak mengandung hal-hal yang tidak diinginkan atau negatif.

“Untuk tahap awal direncanakan KOLECER akan disebar di 26 titik di Jawa Barat dengan rincian satu daerah satu KOLECER, sementara target keseluruhan mencapai 600 titik di seluruh Jawa Barat. Sebagai percontohan KOLECER telah ada di Kota Bandung dan Kota Bogor. Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Jabar bersama seluruh pemerintah daerah di Jawa Barat akan menandatangani kesepakatan bersama,” pungkasnya. (Nick)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*