Berhasil Perjuangkan Harapan Warga, Anton Suratto Mohon Dukungan Kembali Maju ke DPR RI

kabar17.com – Sosok Anton Sukartono Suratto di mata masyarakat Kabupaten Bogor sudah tidak asing lagi, pasalnya politisi Partai Demokrat tersebut selalu turun langsung ke masyarakat. Salah satu program yang di berikan Anton Suratto adalah program BSPS dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sukses dibawanya masuk ke Kabupaten Bogor. Diketahui ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) setiap tahunnya mendapat bantuan dari program BSPS tersebut.

Ela, salah satu warga penerima bantuan BSPS asal desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, menuturkan bahwa rumahnya mendapat bantuan dari pemerintah yang nilainya 15 juta rupiah akhir tahun 2018 yang lalu tanpa potongan satu rupiah pun. “Alhamdulillah setelah bertahun-tahun akhirnya saya dapat bantuan. Saya tahu ini berkat usaha pak Anton Suratto, waktu itu dia datang ke desa ini,” ujar Ela.

Bukan hanya RTLH, Anton juga mendorong program irigasi desa di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor. Bangunan irigasi yang bagus terdapat di Kecamatan Tanjung Sari dan Kecamatan Parung Panjang. Melalui program irigasi desa dari Kementrian PUPR yang di upayakan oleh Anton Suratto, banyak petani terbantu, salah satunya adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) kabasiran di Kecamatan Parung Panjang. BUMDES tersebut menerima bantuan irigasi sekunder senilai 195 juta rupiah dengan spesifikasi panjang 316 meter, lebar saluran 50 centimeter, kedalaman saluran irigasi 110 centimeter.

Rohanda selaku Ketua BUMDES kabasiran menyatakan bahwa benar adanya program irigasi BUMDES kabasiran berkat usaha Anton Suratto membawa program Kementrian PUPR hingga bisa diterima oleh BUMDES kabasiran.

“Awalnya di wilayah ini agak kesulitan air, kalau hujan air bukannya tertampung malah terbuang, setelah warga berdiskusi, maka kami meminta bantuan Pak Anton agar bisa mendapatkan program irigasi dari pemerintah, hasilnya saat ini sudah terealisasi,” ucap Rohanda.

Tak hanya itu, Anton juga berhasil membangun jembatan gantung di wilayah yang menghubungkan antara Kecamatan Sukamakmur dan Kecamatan Jonggol yang dinamakan Jembatan Sukanegara. Melalui program Jembatan Gantung Desa dari Kementrian PUPR yang menghabiskan anggaran sebesar 6,8 miliar. Jembatan tersebut benar-benar membantu akses kedua desa karena jembatan yang lama hanya terbuat dari kayu dan hasil swadaya masyarakat di kedua wilayah tersebut.

Kepala Desa Sukanegara, Muhibatul Islamiah yang akrab disapa Bibah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada usaha dan dorongan Anton Suratto ditingkat pusat sehingga jembatan gantung desa dari Kementrian PUPR bisa berdiri di desanya. “Alhamdulillah penantian warga dan saya dari tahun 2011 akhirnya di 2019 ini kami bisa memiliki jembatan berkat dorongan pak Anton,” ujar Bibah.

Selain itu Kades wanita tersebut juga berharap Anton bisa kembali memperjuangkan kebutuhan warga desanya di masa depan.

Anton mengaku dirinya mengamini semua pernyataan masyarakat tersebut. Dirinya mengakui hanya ingin membantu masyarakat Kabupaten Bogor agar bisa mendapatkan program-program pemerintah sehingga kehidupan masyarakat penerima bantuan menjadi lebih baik.

“Begini masalahnya, di Kementrian itu banyak program-program bagus dan bermanfaat untuk masyarakat, hanya tidak ada orang yang bisa mengambilnya, maka dari itu saya selaku wakil rakyat Kabupaten Bogor yang bertugas mengambilnya untuk saya berikan ke masyarakat Kabupaten Bogor,” bebernya Anton.

Anton juga mengaku ternyata sepuluh tahun di DPR RI belum cukup untuk membantu masyarakat Kabupaten Bogor, ketika dirinya reses atau Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil), ternyata masih banyak masyarakat yang masih perlu bantuan.

“Berdasarkan hal tersebut, saya akan maju lagi ke DPR RI, saya mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar saya terpilih lagi di periode saya yang ketiga di 2019 ini,” pungkasnya. (*/KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*