Bang Ara Harap Wilayah Lain Contoh Kota Bogor Dalam Hal Toleransi Beragama

Kabar17.com – Anggota DPR RI Maruarar Sirait menghadiri perayaan Natal Keuskupan Bogor yang diselenggarakan Gereja Katedral, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Rabu (26/12/18). Turut hadir memantau kelancaran dan keamanan jalannya acara, Wali Kota Bogor, Bima Arya, Ketua MUI Kota Bogor KH. Mustof Abdullah Bin Nuh serta tokoh agama lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, jika ingin melihat realita Kota Bogor yang asli datanglah ketika lebaran, natal dan hari besar agama lainnya. Di situ akan terlihat bagaimana guyubnya warga Bogor yang mengalir dari masa ke masa.

“Saya bersyukur bersama dengan para tokoh agama terus merawat kebersamaan dan keberagaman. Tokoh agama yang sangat mudah merangkul dan di rangkul adalah modal bersama yang akan kita jaga,” kata Bima.

Saat ini, lanjut Bima, Kota Bogor masih memiliki tugas yaitu menjaga keamanan di tengah tahun politik dan pesta perayaan tahun baru 2019.

“Mari kita sama-sama dan sikapi semua bencana ini dengan bijak. Mari kita belajar dari setiap musibah dan cobaan. Oleh karena itu, saya juga mengimbau masyarakat Kota Bogor, tahun baru jangan berlebihan, mari kita bermuasabah,” ucapnya.

Sementara, anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait mengapresiasi perayaan Natal Keuskupan Bogor karena dihadiri oleh Walikota dan para tokoh agama lainnya sehingga perayaan natal ini bisa berjalan lancar dan khidmat serta membawa kesejukan.

“Saya merasakan hubungan ini sangat dalam dan bukan tiba-tiba baiknya. Ini hubungan yang prosesnya sangat panjang,” ujar politisi muda yang akrab di sapa Bang Ara ini.

Menurutnya, sebagai bangsa yang terdiri dari berbagai suku dan agama, Bang Ara percaya bahwa keamanan dan bentuk toleransi yang ada di Kota Bogor adalah kerja keras dari berbagai tokoh agama dan unsur Muspida yang ada.

“Menurut saya tidak semua Kota atau daerah bisa seharmonis seperti di Kota Bogor ini dan bentuk toleransi ini adalah dasar bagi kita untuk melakukan banyak hal,” ucapnya.

Bang Ara berharap wilayah lain dapat mencontoh Kota Bogor dalam hal toleransi umat beragama.

“Saya melihat secara umum Indonesia sudah baik, tetapi jika memang ada masalah, pemerintah harus hadir dengan cara musyawarah. Di sini Pancasila hadir dan menjadi ideologi yang hidup,” pungkasnya. (Ki)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*