ASSALIM Kutuk Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Kabar17.com –  Kasus pembakaran bendera Tauhid di Garut pada Hari Santri (22/10) kemarin, mengundang banyak kecaman dari berbagai kalangan dan organisasi keislaman di Indonesia maupun Luar Negeri. Hal tersebut juga membuat Aliansi Pengusaha Muslim (ASSALIM) Pusat geram.

“Alasan apapun hal ini, tidak bisa diterima secara rasional. Alih-alih mengkambinghitamkan bendera Hizbut Tahrir Indonesia, yang sesungguhnya bendera tauhid itu, adalah simbol ISLAM, milik setiap umat Muslim, bukan milik sebagian kelompok,” tegas Sekjen ASSALIM, Risky Irawan.

Menurutnya, banyak dalih kejanggalan atas insiden itu, dan sungguh tidak bisa diterima oleh sebagian besar umat Muslim yang berada di Indonesia dan juga di seluruh dunia. “Sungguh perbuatan itu, adalah adab yang melewati batas, sangat tidak bisa ditolerir dan betul-betul menyakiti perasaan umat Muslim,” imbuhnya.

Menurutnya, di tengah hiruk pikuk tahun politik yang semakin memanas, dan seiring banyaknya teguran dari Allah SWT berupa bencana alam, seharusnya Umat Islam berlomba-lomba untuk memperbaiki diri. “Meminta ampunan-Nya dan juga bersegera hijrah ke penerapan hukum-hukum Allah SWT di bumi Indonesia ini, bukan malah membuat Allah semakin murka,” keluhnya.

Terakhir, kata dia, pihaknya berharap agar oknum tersebut ditindak tegas dan tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari. “Kami Para pengusaha Muslim yang tergabung dalam Assalim, mengutuk keras pembakaran bendera Tauhid, bendera Rasulullah SAW, bendera yang akan menaungi kita di yaumil akhir nanti,” pungkasnya. (*)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*