Area Pedagang Depan Kejari Bakal di Jadikan Taman

kabar17.com – Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau area Pedagang Kaki Lima (PKL) didepan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor pada Rabu (9/10/2019) pagi. Hasil dari peninjauan tersebut nantinya tempat PKL yang berdagang di depan kantor Kejari akan dijadikan taman, sementara Dinas Koperasi dan UMKM akan menyediakan tempat relokasi untuk PKL tersebut.

Dedie mengatakan, seluruh wilayah Kota Bogor ditata dengan baik, tujuannya supaya tertib dan indah. Di sekitar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor ini, dinilai oleh Kepala Kejari (Kajari) ini tidak tertata dengan baik.

“Kewajiban Pemkot mendengar masukan dan arahan, melakukan eksekusi langsung apa saja yang bisa dilakukan sekarang. Tujuannya wilayah ini sebagai satu wilayah yang bisa dijadikan kebanggaan Kota Bogor, ada taman, area parkir serta penunjang lainnya,” ucap Dedie.

Dedie menyatakan bahwa, dirinya sudah bertemu langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor dan dicatat semua keinginan juga arahannya. Insya Allah akan ditindaklanjuti segera. Perihal pedagang, Dinas Koperasi dan UMKM yang akan mengaturnya. “Tentu hari ini melihat dahulu, nanti akan dipimpin Kepala Dinas PUPR pelaksanaannya,” katanya.

Sementara itu, Kajari Kota Bogor Bambang Sutrisna mengatakan, pihaknya ingin ikut andil dalam menciptakan Kota Bogor yang indah, dirinya ingin berkontribusi dengan ide penataan di area Kejari Kota Bogor. Pertimbangannya karena banyak juga tamu negara yang datang ke Kota Bogor ini.

“Saat duduk disini tidak indah, kota Bogor terkenal kota sejuk dan kota hujan. Buatlah suasana nyaman dan apabila nyaman maka PAD akan meningkat karena kunjungan juga meningkatkan dengan ditawarkan kenyamanan. Nanti akan dibuat taman kayak di Yogyakarta,” terangnya.

Ditempat yang sama, Lurah Pabaton, Andry Sinar Wahyudianto mengatakan, untuk lahan Pemkot Bogor yang di sebelah kantor Kejari sudah ada arahan dari pimpinan akan dijadikan taman, untuk PKL yang ada di lokasi ini ada 16 pedagang. Pihaknya akan membantu sosialisasi dan melakukan mediasi dengan para PKL.

“Nanti akan ada pertemuan perihal konsepnya seperti apa. Karena dulu sempat ada konsep, tapi konsep nya sekarang dari awal lagi dan ada konsep terbaru. Kami sudah tiga kali sosialisasi, sehingga dari segi pedagang setuju juga mereka menyadari bahwa ini lahan Pemkot Bogor walaupun mereka sudah berdagang kurang lebih hampir 30 tahun. Mereka akan mengikuti apa yang direncanakan oleh Pemkot Bogor mendukung, tapi di satu sisi mereka juga manusia mencari makan disini. Jadi tetap wajib dipikirkan nasibnya,” pungkas Andry. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*