29 Walikota se-Indonesia Hadiri Mayor Caucus 2019, Bahas Tantangan Dalam Perkotaan

kabar17.com – Sebanyak 29 Walikota dan Wakil Walikota se-Indonesia mengikuti kegiatan Mayor Caucus yang di gelar di Balaikota Bogor pada Senin (9/9/19). Kegiatan yang mengusung tema “Menuju Kota dan Permukiman yang Inklusif, Aman, Tangguh, dan Berkelanjutan yang bertujuan mendiskusikan tantangan dalam perkotaan” ini menghadirkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai Pembicara.

Mayor Caucus digagas oleh Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) dengan dukungan Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Kongres Perencanaan Kota Sedunia atau International Society of City and Regional Planners (ISOCARP).

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil mengatakan jika Indonesia ingin maju, maka Walikota-nya harus kompak dalam menyamakan ide-ide yang bagus di daerahnya masing-masing. “Selama ini di setiap daerah memiliki aplikasi keluhan masing masing sehingga membuat jadi tidak seragam. Harus ada inovasi digital idealnya di bikin satu standard kemudian semuanya wajib pakai sehingga se-Indonesia nanti kualitas nya sama,” ucapnya.

Ia pun mengusulkan agar forum walikota seperti ini rutin di gelar, paling tidak dua bulan sekali dan yang terpenting adalah mengusulkan keadilan fiskal dari pemerintah pusat. karena Pemerintah pusat saat ini memberi uang berbanding lurus dengan jumlah daerah, jika daerahnya sedikit di kasih uangnya juga sedikit, tapi kalau daerahnya banyak uangnya banyak, padahal jumlah penduduknya imang imbang.

“Mudah-mudahan ini bisa di pahami, sehingga yang dirasakan masyarakat bisa di selesaikan. Salah satu gagasannya pemekaran desa atau kelurahan, kalau desa dan kelurahannya di mekarkan kan berbanding dengan dana desa dan kelurahan, saya kira akan menyentuh kepada rakyat bukan pemekaran provinsi,” katanya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan agenda pertama kegiatan Mayor Caucus 2019 ini fokus membicarakan tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDGs), oleh karena itu para peserta memiliki kesepakatan untuk saling mendukung agar target target SDGs 2030 bisa berjalan dengan baik. “Ada keinginan agar tidak terlalu menjebak pada Quick Quin saja, tapi sama sama saling mendukung pada peningkatan hidup warga sesuai SDGs,” kata Bima.

Agenda kedua, lanjut Bima seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bahwa pentingnya kolaborasi, oleh karena itu APEKSI sepakat akan lebih sering mengadakan forum seperti ini sehingga seluruh Walikota bisa fokus berbicara, berbagi pikiran, berbagi ide dan berbagi gagasan.

Tidak hanya itu, tambah Bima dalam kegiatan ini Walikota juga membicarakan isu tentang kepindahan ibukota ke provinsi Kalimantan Timur, dengan demikian para Walikota memahami dan menyepakati bahwa gagasan tersebut adalah gagasan penting yang harus di dukung.

“Kami melihat bahwa mengapa perlu di lakukan kajian yang matang, Maka dengan itu para Walikota sepakat untuk mencermati proses perencanaan dan pelaksanaan pemindahan ibu kota ini agar seluruh aspek bisa di jalankan dengan baik,” pungkasnya. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*