269 Guru Ngaji se-Kecamatan Bogor Timur Terima Intensif Dari Pemkot Bogor

kabar17.com – 269 guru ngaji se-Kecamatan Bogor Timur menerima insentif dari Pemerintah Kota Bogor di Aula Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (22/7/19). Pemberian intensif kepada guru ngaji tersebut di serahkan langsung oleh Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat di dampingi Aspebangkesra, Dodi Ahdiat dan Camat Bogor Timur Abdul wahid.

Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menyampaikan, pemberian intensif kepada guru ngaji ini, adalah bentuk terima kasih pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kepada guru ngaji yang telah berjasa. Sebetulnya uangnya tidak besar, tapi sangat pantaslah Pemkot Bogor memberikan tanda terimakasih.

Ade mengatakan, intensif guru ngaji tersebut di anggaran dari APBD sebesar 1,5 miliar pertahun. Dulu hanya Rp 75 ribu perbulan, sekarang naik jadi Rp 100 ribu dan diberikan 6 bulan sekali sehingga per orang guru ngaji menerima 600 ribu.

Selain itu, Pemkot Bogor juga berencana akan memberi BPJS Ketenagakerjaan kepada guru ngaji. Tujuannya, ketika para guru ngaji ini sedang melaksanakan tugasnya maka mereka mendapat jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Sekarang ini kader Posyandu, LPM, RT, RW sudah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan. Nah, kita juga ingin dikerjasamakan dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk guru ngaji. Mereka ini kan melaksanakan tugas dan bilamana mereka sedang bertugas kemudian mendapat musibah atau kecelakaan, sudah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, selain ada penambahan Rp 25 ribu, ada juga BPJS Ketenagakerjaan yang dikerjasamakan dengan mereka,” jelasnya.

Dikatakan Ade, guru ngaji itu, orang yang mengiklaskan dirinya untuk mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat sehingga generasi muda paham tentang Alquran dan juga bisa baca Alquran.

“Kita ini bermimpi ke depan Kota Bogor menjadi kota yang ramah keluarga juga masyarakatnya yang madani. Itu terwujud mana kala masyarakatnya punya sikap yang baik, punya pandangan sikap hidup yang benar untuk menjadi masyarakat yang tafakun dan menjadi orang-orang yang bertakwa,” ucapnya.

Sementara, Camat Bogor Timur, Abdul Wahid mengatakan, insentif yang diberikan kepada guru ngaji merupakan perhatian dari Pemkot Bogor dan sangat membantu mereka. Dan ini memang kewajiban pemerintah untuk memberi perhatian kepada guru ngaji yang selama ini berjuang mencerdaskan anak bangsa. (KY)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*