BPMPT Bakal Tindak Tegas Minimarket Tak Berijin di Kab. Kendal

IMG00255-20130611-1405

Kendal-Aksi penolakan masyarakat terhadap pendirian minimarket atau pasar modern yang ada di Kota Kendal berbuntut panjang.

BPMPT Kabupaten Kendal berjanji bakal menertibkan, minimarket atau pasar modern yang ada di Kabupaten Kendal yang tidak mengantongi ijin.
Kepala BPMPTAlex Supriyono mengatakan, bahkan pihaknya secara terang-terang mengakui bahwa telah kecolongan terkait beberapa minimarket yang berdiri tidak mempunyai ijin.

Salah satunya adalah pendirian Indomaret yang ada di Desa Sambungsari Kecamatan Weleri dan Desa Damarsari di Kecamatan Cepiring. Kedua Indomart ini tidak memiliki ijin.

Menurut Alex Supriyono, sebelum melakukan pembangunan sebaiknya pihak Indomaret maupun pengelola harus terlebih dahulu mengurus ijin sesuai prosedurnya.”Pendirian Indomaret yang ada di dua tempat ini memang permohonan ijin belum ada, jadi tidak benar jika pihak Indomaret mengatakan telah mengantongi ijin,” kata Alex.

Pihaknya menambahkan, jika ada warga yang tidak setuju, pasti pihaknya tidak akan mengeluarkan ijin pendirian, mengacu kepada prosedur ijin yang diatur dalam Perda 22 Tahun 2011, tentang penataan, pembinaan, dan persyaratan pasar moderen.

“Di dalam perda telah diatur jarak minimarket dari pasar tradisional sejauh 500 meter dan 250 meter dari pedagang kecil maupun dengan warga,” tambahnya.

Sedangkan untuk mengeluarkan ijin, BPMPT juga menerjunkan tim yang bertugas mensurvey lokasi dan persetujuan dari warga sekitar.

Hal yang paling panting adalah warga sekitar yang ada berdekatan di lokasi  pendirian minimarket menyetujui pembangunan minimarket tersebut.

Selain itu, untuk menyetujui pembangunan dan pendirian harus memenuhi syarat ijin mendirikan bangunan (IMB), sedangkan untuk perijinan harus mendapatkan rekomendasi dari tim teknis yang diturunkan di lapangan

“IMB jelas harus ada, rekomendasi berupa persetujan dari tim teknis yang dibentuk dari BPMPT, Dinas Perdagangan, Balai Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Bapeda, dan Dinas Pertanahan, yang mensurvey harus ada,” jelasnya.

Sedangkan untuk Indomaret yang ada di Desa Trompo telah beroperasi kurang lebih 4 bulan namun, hingga kini belum mengantongi ijin dari BPMPT Kendal.
“Namanya usaha harus ada ijin, kalau ijinnya sudah keluar baru berjalan usahanya. Sedangkan Indomaret Trompo memang belum berijin,”tambahnya.

Bahkan Alex Supriyono menegaskan   akan bertindak tegas sesuai dengan Perda yang berlaku.”Indomaret di Trompo sudah kita peringatkan berulangkali untuk tidak beroperasi dulu tapi ini nekad. Jangan salahkan kami jika nantinya akan kami tutup.,” tegas Alex.

Bahkan menurutnya pihak BPMPT Kab. Kendal telah menolak ijin 10 minmarket yang akan didirikan di Kab. Kendal.
Sementara,  untuk minimarket yang sudah mengantongi ijin di Kabupaten Kendal sebanyak 55 minimarket. Yang terdiri dari tahun 2011 ada 15 unit, sedangkan tahun 2012 ada 14 unit dan tahun 2013 ada 12 unit, sedangkan yang mengajukan ijin ada 4 yaitu diaerah Sambung Sari Weleri ,  Green garden Weleri, daerah Truko, dan dearah Kaliwungu tepatnya didekat masjid Prau Kaliwungu.(Ynk/jpl)

Berita Lainnya

Tags

Related posts

*

*

Current day month ye@r *

Top