Bidan PTT Wonogiri, Protes Permenkes No 7 Tahun 2013 Karena Merugikan

1 Hearing Bidan

Wonogiri – Puluhan bidan PTT (Pegawai Tidak Tetap) di Wonogiri mendatangi DPRD setempat untuk mengadu mengenai Permenkes Nomor 7 Tahun 2013
tentang pedoman pengangkatan dan penempatan dokter dan bidan sebagai PTT. Permenkes tersebut dianggap merugikan fungsi bidan dan mengancam status kepegawaian mereka yang kebanyakan bertugas di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu).

Ketua Komunitas Bidan PTT Wonogiri, Sri Haryanti mengatakan, dalam Permenkes terbaru itu, PTT hanya dapat memperpanjang masa tugasnya sebanyak satu kali. Sehingga bidan PTT Wonogiri yang rata-rata bertugas lebih dari dua periode terancam tak lagi bisa memperpanjang SK maupun menjadi PNS.

“Selama ini kami mengabdi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat yang pada kenyataannya masih membutuhkan tenaga kami, karena kami mampu menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Kami rela untuk mengabdi 24 jam, dan kami ingin diberi kesempatan untuk mengabdi lagi. Apalagi di Wonogiri ini masih kekurangan banyak tenaga bidan, ” katanya.

Anggota Komisi A DPRD Wonogiri, M Zaenuddin mengatakan solusi yang bisa dilakukan oleh bidan PTT atas keberatannya terhadap Permenkes No 7 tahun 2013 adalah dengan membuat surat kepada Bupati dengan dasar yang kuat yakni dasar psikis serta sosiologis.

Kemudian, kemungkinan terburuk jika dengan permohonan surat tidak mempan, maka bisa dilakukan dengan penggalangan terhadap kabupaten lain untuk bersama-sama memperjuangkan aspirasi bidan PTT.

“Undang-undang saja bisa dirubah kok, apalagi ini cuma Permenkes, saya dukung, dan jangan patah semangat” tegasnya kepada 30-an bidan PTT yang hadir saat itu.

Anggota Komisi A lain, Ngadiyono menambahkan, permasalahan tersebut sudah melingkup secara nasional. Untuk itu diharapkan kalangan bidan PTT Wonogiri segera menggalang komunikasi dan merapatkan barisan dengan bidan di daerah lain. Sehingga, akan lebih kuat dalam memberikan pressure kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kemenkes.

Sementara itu, Ketua DPRD Wonogiri Wawan SN meminta pihak eksekutif segera merespon keluhan yang disampaikan bidan PTT itu dengan melakukan action Kementerian Kesehatan.(hudy/jpl)

 

*

*

Current day month ye@r *

Top