Sedang Beraksi, Dukun Gadungan di Demak Digrebek Polisi

301112_DUKUN PALSU DI GEREBEK POLISI 2 004

Demak – Jajaran Reskrim Polres Demak menggrebek tempat praktek seorang yang mengaku dukun handal dalam menggandakan uang. Saat digrebek, dukun gadungan tersebut sedang beraksi memperdaya dua orang korban.

Barang bukti yang digunakan tersangka untuk praktek perdukunan. dwi.kabar17.com

Dukun gadungan itu diketahui bernama Joko Pratomo (35) warga desa Ketanjung, Kecamatan, Karanganyar, Demak. Hingga saat ini, Joko masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik Reskrim Polres Demak.

Sebagai barang bukti, polisi menyita peralatan perdukunan yang digunakan Joko antara lain dupa, keris, jenglot, Batu Merah Delima dan minyak-minyak mistis lainya dan uang tunai Rp 35 juta.

Kasubag Humas Polres Demak AKP Sutomo mengatakan, saat penggrebekkan, tersangka hendak melakukan ritual perdukunan menggandakan uang dengan dua korban di dalam rumahnya.

“Tersangka ini dari catatan kepolisian adalah residivis curanmor. Dalam aksinya, pelaku mengaku dukun handal dan mahir dalam menggandakan uang. Dari Rp 35 juta menjadi Rp 2 milyar,” ujar AKP Sutomo.

Dengan penampilan dan alat-alat perdukungan yang ada di rumahnya, banyak korban yang telah terkecoh. Menurut pengakuan tersangka, Joko telah melakukan aksi perdukunan ini selama tiga tahun.

Kasubag Humas Polred Demak, AKP Sutomo menunjukkan BB. dwi.kabar17.com

“Modus pelaku dengan pura-pura praktek pengobatan, dan jika mendapati pasien yang terlihat tidak mampu, ia membujuk supaya bisa menggandakan uang. Pelaku sendiri  sudah menipu banyak orang dari berbagai daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut Sutomo mengatakan, hingga saat ini pihaknya melakukan pengembangan, karena kerugian akibat aksi tipu-tipu ini selama tiga tahun disenyalir mencapai milyaran.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, diduga kerugian sudah mencapai milyaran. Dan guna pengembangan, tersangka kita tahan di Mapolres Demak dan kita jerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Sutomo. (dwi/bye)

*

*

Current ye@r *

Top