Hadapi Kompetisi Divisi Utama Musim 2013, PSIS Jalani 5 Laga Trial

psis latihan

Semarang- Sebanyak lima  laga uji coba akan dilakoni skuad Mahesa Jenar untuk menyolidkan tim sebelum menghadapi kompetisi Divisi Utama musim 2013 PT. Liga Indonesia yang akan dimulai pada tanggal 13 Januari 2013 mendatang.

Jajaran manajemen berencana menjadwalkan lima kali laga uji coba untuk menyolidkan skuad kebanggaan Kota Semarang. Tim pertama yang akan dipastikan menjajal kekuatan skuad arahan Firmandoyo ini adalah PS. UNNES, PS. UNNES sendiri adalah tim lokal yang mewakili Jawa Tengah dalam Liga Pendidikan Indonesia (Lipio) tingkat Universitas.

Manajer teknik tim PSIS Setyo Agung Nugroho mengatakan,  jadwal uji coba setelah melawan PS. UNNES pada jumat (14/12) besok pihak jajaran manajemen menjadwalkan pada tanggal (20/12) tim yang ditukangi Firmandoyo itu akan menghadapi tim lokal lain yakni PS. Garuda, Kemudian pada tanggal (22/12) nanti akan menjamu Persip Pekalongan. Sementara untuk dua laga yang tersisa akan digunakan untuk uji coba tandang.

“Kita masih menjalin komunikasi dengan sejumlah klub yang ada di Jawa Tengah untuk melobi melakukan jadwal uji coba, menurut program akan diadakan lima kali laga uji coba,” ujarnya.

Dalam laga melawan Persatuan Sepakbola (PS) UNNES nanti Firmandoyo akan menerapkan pola offensif menggunakan formasi modern 4-4-2. Menurut pelatih yang akrab disapa Yoyok itu saat latihan anak-anak sudah paham terhadap peran dimasing-masing  posisi dan tugas individu maupun tim dalam formasi tersebut, namun ada beberapa yang harus diperbaiki.

Pelatih yang meraih mendali perunggu dalam gelaran PON Riau lalu ini menerangkan, akan menjajal seluruh pemainnya dalam laga yang akan digelar pada Jumat (14/12) pukul 19.00 di Stadion Jatidiri Semarang. Dia akan melihat bagaimana anak asuhnya mengaplikasikan semua instruksi dan strateginya di lapangan.

Lebih lanjut pelatih yang pernah menangani Persik Kendal tersebut menerangkan sangat penting untuk uji coba di luar kandang. Sebab jika pertandingan selalu di laksanakan di Jatidiri maka para pemain tidak akan tahu bagaimana atmosfer ketika bermain di kandang lawan.

“Agar mental anak-anak mengetahui bagaimana atmosfer bermain di kandang lawan dan membentuk mental mereka dalam menghadapi situasi tersebut,”ujar Firmandoyo.  (afri/fra)

*

*

Current ye@r *

Top