Diisukan Selingkuh, Pak Carik di Wonogiri Dilabrak Istrinya

Ilustrasi

Wonogiri – Seorang Sekretaris desa di sebuah desa di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, dilabrak istrinya ketika sedang mempersiapkan pelaksanaan Pilkades di desanya.

Ilustrasi

Sekdes tersebut adalah Syt (50). Dia dilabrak istrinya lantaran diisukan bermain cinta dengan seorang bidan di Puskesmas Selogiri, bernama AS (48).

Kepada kabar17.com Syt menampik adanya isu perselingkuhan tersebut, pasalnya hubungannya dengan AS yang bekerja sebagai seorang bidan tersebut, hanya sebatas panitia pelaksanaan Pilkades.  Dia sangat menyayangkan kabar itu berkembang menjadi berita yang jauh dari fakta.

“Tidak benar mas berita itu, jadi saat itu kami sedang sibuk membicarakan soal belanja untuk keperluan masak buat Pilkades besok,” ujarnya.

Lebih lanjut Syt mengatakan, dirinya beserta AS dan 3 ibu-ibu lainnya yang menjadi panitia Pilkades sedang sibuk mengurus kebutuhan dapur. “Ada saksinya mas, 2 ibu-ibu yang juga jadi panitia, kebetulan saat itu ikut rapat, silakan dicek pada mereka”jelasnya.

Ditanya soal bentuk kemarahan istrinya saat melabraknya di kantor desa, Syt mengatakan bahwa bukan kali ini saja istrinya bersikap begitu, dengan perempuan lainpun istrinya juga begitu.”Istri saya itu cemburuan, jadi waktu saya rapat dengan ibu-ibu itu mungkin dikira ada apa-apa”ungkapnya.

Ibu-ibu yang menjadi saksi mata pelabrakan itu, Sym (50) dan Krm (50), menjelaskan jika saat itu Sekdes tidak melakukan hal-hal yang disangkakan padanya. “Menggoda pun tidak apalagi bermain cinta,  mungkin istri pak Carik (Sekdes) cemburu, karena beliau rapat bersama ibu-ibu. Kami mengenal betul karakter Bu Carik itu gampang marah karena memang ada gejala darah tinggi, hal itu juga kami rasakan ketika sama-sama sering karawitan ” terangnya.

Sementara itu, AS menyatakan jika memang dirinya benar-benar dan ada bukti melakukan hubungan gelap dengan Pak Carik, kapanpun siap ditemukan dengan yang semua pihak yang terlibat dengan masalah ini. “Jujur saya sejak siang sibuk di balai desa karena kapasitas saya sebagai panitia Pilkades, tiba-tiba istri Pak Carik datang marah-marah dan berkata kotor kepada saya” aku AS.

Terpisah, Kepala Puskesmas Selogiri, Hermanto mengaku belum mendapatkan laporan mengenai isu tersebut. “Saya malah kaget mendengar info ini, di kantor juga belum ada kabar seperti itu, jadi kami belum bisa memberikan statment apapun tentang permasalahan ini, karena yang bersangkutan saat ini sedang mengajukan dispensasi selama 2 hari karena diminta menjadi panitia Pilkades” jelasnya.(hudy/jpl)

*

*

Current day month ye@r *

Top