85 Fasilitas Polri Dibakar dan Dirusak Masyarakat di Tahun 2012

Salah satu contoh perusakkan pos polisi di tahun 2012. dok.kabar17.com

Jakarta - Sikap nekat masyarakat melawan aparat kepolisian di tahun 2012 kian meningkat. Hal ini terlihat dari adanya 85 fasilitas Polri yang dibakar dan dirusak masyarakat di sepanjang 2012.

Salah satu contoh perusakkan pos polisi di tahun 2012. dok.kabar17.com

Fasilitas Polri yang dibakar dan dirusak itu terdiri dari 56 kantor polisi, 18 mobil polisi, 10 motor polisi, dan satu rumah dinas polisi.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengaku prihatin melihat kenyataan ini. Sebab dari 56 kantor polisi yang dirusak, 41 di antaranya Pospol (24 dirusak dan 17 dibakar), 11 Polsek (9 dirusak dan 2 dibakar) dan 4 Polres (3 dirusak dan 1 dibakar). Mobil polisi 14 dirusak dan 4 dibakar serta 10 sepeda motor polisi dibakar warga. Total yang  dirusak mencapai 51 unit dan yang dibakar sebanyak 34 unit. Selain itu ada empat Pos Polisi diteror bom, dua meledak dan dua berhasil dijinakkan.

“Melihat kenyataan ini terus terang kita prihatin. Karena masyarakat tidak peduli, padahal itu fasilitas Polri dalam rangka memberikan pengamanan terhadap masyarakat,” ujar Neta S Pane kepada kabar17.com.

Lebih lanjut Neta mengatakan, aksi pembakaran terhadap kantor Polisi ini meningkat tajam jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2011 hanya 65 fasilitas Polri yang dirusak dan dibakar rakyat. Yakni trdiri dari 48 kantor polisi, 12 mobil polisi dan 5 rumah dinas. Di tahun 2010 lebih kecil lagi. Hanya 20 kantor polisi yg dirusak dan dibakar rakyat.

“Melihat fenomena ini IPW khawatir, jika Polri tidak segera membenahi sikap dan prilaku anggotanya, permusuhan polisi dengan rakyat akan semakin marak. Sebab sebagian besar aksi perusakan dan pembakaran kantor polisi itu dikarenakan rasa jengkel rakyat terhadap sikap arogan polisi dan pemihakan polisi pada para pengusaha perkebunan maupun tambang,” tambah Neta.

Aksi perusakan dan pembakaran fasilitas Polri di tahun 2012 ini terjadi merata di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera Utara hingga Papua. Wilayah yang terbanyak amuk massa terhadap fasilitas Polri adalah Sumatera Utara ada 10 kasus, Jakarta ada 7 kasus dan Papua 7 kasus.

“IPW berharap di tahun 2013 kasus pembakaran dan perusakan pada kantor polisi bisa diatasi Polri,” pungkas Neta. (bye)

 

85 Fasilitas Polisi Dirusak Rakyat 2012

25 Desember 2012 :
Ditemukan bom rakitan di Pos Polisi Pasar Sentral Poso, Sulteng. Bom yang dimasukkan dalam tas laptop itu berisi dua detemator, asam nitrat, paku, jiregen, kabel, dan handphone. Bom ini berhasil dijinakkan polisi.

25 Desember 2012 :
Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Desa Talabiu, Woha, Bima, NTB dirusak orang tak dikenal. Benda-benda yang ada di pos itu dihancurkan dan tendanya disobek.

18 Desember 2012 :
Dua pos polisi di Jl Kaligarang dan Jl Gajah Mada, Semarang, Jateng dirusak orang tak dikenal hingga hancur berantakan. Belum diketahui motif perusakan ini.

16 Desember 2012 :
Pos Polisi Woma, Wamena, Jayawijaya, Papua dibakar orang tak dikenal. Tidak ada korban jiwa tapi pos polisi itu rata dengan tanah.

5 Desember 2012 :
Tiga Pos Polisi di Sanggeng, Amban, dan Kaki Tiga dirusak dan dibakar massa dalam kerusuhan di Manokwari, Papua. Selain itu 80 persen fasilitas kota rusak. Aksi ini terjadi setelah polisi menembak mati T, residivis yang kabur dari LP Manokwari.

20 November 2012 :
Sebuah bom rakitan ditemukan di depan Polsek Pasarkliwon, Solo, Jateng. Benda tersebut segera diamankan Jihandak Gegana Brimob. Dua tahun lalu, di pagar Polsek Pasarkliwon juga pernah dipasangi bom rakitan berdaya ledak rendah dan berhasil dijinakkan.

1 November 2012 :
Diduga kesal lantaran polisi kerap melakukan razia terhadap sepeda motor dan mobil, ratusan warga menyerang Polsek Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. Akibatnya polsek itu pun rata dengan tanah. Warga yang menyerang berasal dari tiga desa, yakni Pulau Beruang, Penyandingan, dan Tanjung Batu.

30 Oktober 2012 :
Polsek Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumut diserang ratusan warga yang memprotes tambang emas di daerahnya. Akibatnya, seluruh ruangan di dalam polsek rusak parah. Warga juga merusak 4 mobil polisi. Dari polsek, warga merusak dan membakar Kantor Camat Batangtoru serta 6 mobil kecamatan.

23 Oktober 2012 :
Sekelompok orang menyerang dan menghancurkan Pos Lantas Polres Pematangsiantar, Sumut. Penyerangan yang terjadi di siang bolong itu bermula dari ditilangnya seorang pengendara sepeda motor yang melawan arah. Beberapa saat setelah itu muncul serombongan pengendara sepeda motor yang menghancurkan pos polisi.

22 Oktober 2012 :
Sebuah ledakan keras menerjang pos polisi lalulintas di Bundaran Smaker, Poso, Sulawesi Tengah. Akibatnya, seorang anggota Polantas Polres Poso bernama Briptu Rusliadi  dan satpam luka-luka. Ledakan juga membuat kerusakan parah pada pos polisi tersebut.

20 Oktober 2012 :
Polsek Kediri di Lombok Barat, NTB dirusak massa. Dalam aksinya, massa menjebol sel tahanan dan menghakimi seorang tahanan hingga tewas. Tahanan itu jadi sasaran amuk massa karena diduga menculik seorang anak. Sementara polisi tak berdaya menghadapi amuk massa.

7 Oktober 2012 :
Puluhan warga Desa Ngumpul dan Desa Bringin, melabrak Polsek Balong, Jatim. Warga menilai polisi teledor dan membiarkan ratusan massa berpakaian hitam-hitam melakukan perusakan terhadap belasan rumah warga. Mereka mendesak kasus itu diusut tuntas.

18 September 2012 :
Pos Polisi Lalulintas di Jl Irian, Wamena, Papua meledak. Ledakan diduga mirip dengan insiden yang pernah terjadi sebelumnya di kantor DPRD Jaya Wijaya. Ledakan terjadi pukul 20.55 WIT saat pos polisi itu dalam keadaan kosong. Akibat ledakan ini bagian depan pos hancur berantakan.

4 September 2012 :
Polsek Kalapanunggal, Sukabumi, Jabar dirusak ratusan massa yang tidak puas dengan proses hukum pada kasus pembunuhan yang tersangkanya sudah dilimpahkan ke Polres Sukabumi. Massa yang mengamuk melempari polsek hingga hancur berantakan.

3 September 2012 :
Empat pelajar ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat perusakan sebuah mobil dan pos polisi di pertigaan Jalan Pulau Saelus Sesetan, Denpasar, Bali. Aksi perusakan pos polisi ini dilakukan setelah sebelumnya mereka pesta minuman keras di Jalan Gurita, Denpasar.

2 September 2012 :
Ratusan warga Binjai, Sumut mengamuk. Mobil polisi di RS Bhayangkara dirusak. Massa juga melempari Polresta Binjai. Membakar dua sepeda motor, dua ruko di Jalan Imam Bonjol, membakar ban bekas, memblokir jalan dan melempari toko-toko. Aksi ini dilakukan karena warga menilai polisi sewenang-wenang menembak Juneidi alias Juned (30) dan meminta tersangka kriminal tersebut dibebaskan. Puluhan tembakan ke udara yang
dilontarkan polisi tak membuat massa takut hingga akhirnya TNI turun tangan mengendalikan situasi.

27 Agustus 2012 :
Yohanes (32) dalam keadaan mabuk nekat merusak pos polisi di kantor Pos Jogja. Akibatnya, pos polisi itu rusak berat.

26 Agustus 2012 :
Pos Polisi Lalulintas di Sungai Panas, Batam dirusak sejumlah orang. Pelakunya diduga anggota geng motor yang kerap terlibat balap liar di kawasan Batam Center. Perusakan ini merupakan yang kedua kali, setelah empat bulan sebelumnya dihancurkan orang tak dikenal.

19 Agustus 2012 :
Polisi dan TNI bentrok di Kaimana, Papua Barat. Dalam bentrokan itu 2 sepeda motor polisi dibakar dan markas Sub-Detasemen Polisi Militer dirusak. Insiden bermula dari 10 polisi menegur seorang pemuda, yang ternyata adik Pratu Robby. Melihat adiknya ribut dengan polisi, Robby lalu mendamaikannya. Rupanya si polisi tak terima, perkelahian pun terjadi. Melihat hal ini, sejumlah anggota TNI berdatangan, lalu ke 10 polisi itu kabur. Dua sepeda motor mereka yang tertinggal, langsung dibakar prajurit TNI.

8 Agustus 2012 :
Ratusan warga Ranuyoso, Lumajang, Jatim menyerbu Polsek Ranuyoso. Penyerbuan yang dilakukan usai sholat Tarawih itu terjadi karena polisi melepaskan HT, tersangka penadah sapi curian. Warga tidak saja menghancurkan isi polsek, polisi yang ada di sekitar polsek juga mereka pukuli. Seorang tahanan dilepas massa.

6 Agustus 2012 :
Polsek Padang Cermin, Pesawaran, Lampung dibakar sekelompok orang yang tidak puas melihat cara polisi menangani pertikaian dua kelompok pemuda di daerah tersebut. Selain polsek, massa juga membakar 2 mobil dan 4 sepeda motor polisi.

26 Juli 2012 :
Pos Polisi Pelabuhan Laut Kaimana, Papua Barat hancur dalam bentrokan antar-aparat keamanan. Selain itu dua polisi luka dan dirawat di RSUD Kaimana. Bentrokan ini sempat membuat warga panik.
18 Juli 2012 :
Pos polisi di Balaesang Tanjung, Donggala, Sulteng dirusak ratusan warga. Aksi ini dilakukan untuk menolak beroperasinya perusahaan pertambangan Cahaya Manunggal Abadi yang menambang biji emas. Warga khawatir perusahan tambang ini akan mengambil lahan mereka dan merusak lingkungan sekitarnya.

2 Juli 2012 :
Pos Polisi Lalulintas, mobil patroli, dan lampu pengatur lalulintas dirusak massa yang mengamuk di Kota Kalianda, Lampung Selatan. Amuk massa ini terjadi paska insiden perobohan patung Zainal Abidin Pagar Alam. Massa juga merusak sejumlah kantor pemerintahan dan berbagai fasilitas umum seusai mendemo Bupati Ryko Menoza.

1 Juli 2012 :
Polsek Ciawi, Tasikmalaya, Jabar dilempari massa hingga hancur. Awalnya massa hendak menolak diadakannya konser dangdut di dekat polsek tersebut. Namun massa malah menghancurkan polsek.

24 Juni 2012 :
Polresta Pangkalpinang, Bangka Belitung nyaris ludes dilalap si jago merah. Diduga ada pihak tertentu yang membakar. Sebab di dekat bangunan polresta yang terbakar ditemukan tulisan dari cat besi yang berisi hujatan terhadap Kapolresta Pangkalpinang.

20 Juni 2012 :
Mobil Polres Boyolali, Jateng rusak berat. Selain itu lima polisi luka-luka setelah dipukuli sejumlah lelaki berambut cepak dalam tawuran yang terjadi di arena pertunjukan dangdut OM Monata di Lapangan Sunggingan Boyolali.

3 Juni 2012 :
Pos Polisi di Desa Pulo Jantan, Aek Kuo, Labuhanbatu Utara, Sumut dibakar warga. Akibatnya 60 warga ditangkap polisi. Insiden ini dipicu konflik sengketa tanah antara warga dengan perkebunan kelapa sawit milik PT Smart Padang Halaban. Warga menilai polisi terlalu memihak pada pengusaha.

3 Juni 2012 :
Mobil sedan patroli milik Satlantas Polrestabes Surabaya yang melintas di dekat Tambaksari VII dihancurkan suporter Persebaya 1927. Melihat hal ini dua polisi di dalam mobil langsung melarikan diri. Perusakan ini terjadi setelah polisi menghalau suporter dengan tembakan gas air mata.

20 Mei 2012 :
Pos polisi di Pasar Mardika Ambon, Maluku dibongkar para pedagang. Soalnya, pedagang kecewa setelah mendapat informasi ada polisi yang memukuli seorang warga di pos itu.

15 Mei 2012 :
Ratusan warga menyerang dan merusak Polsek Tanah Sepenggal, Bungo, Jambi. Penyerangan ini terjadi karena masyarakat kesal melihat polisi menembak Hamdan (21), seorang petani karet, saat melakukan razia penambang liar (dompeng). Selain menghancurkan polsek, massa juga merusak rumah dinas polisi dan membakar satu sepeda motor polisi.

19 Mei 2012 :
Ratusan warga Rancabuaya. Carigin, Garut, Jabar mengamuk. Mereka menghancurkan mobil patroli polisi jenis Ranger. Soalnya mobil patroli itu melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak Asep (27) hingga tewas dan sepeda motornya ringsek.

5 Mei 2012 :
Pos Polisi di Jalan Gowa, Makassar, Sulsel dirusak kawanan geng motor. Setelah pos polisi itu hancur, mereka melarikan diri. Untungnya polisi sigap dan kawanan geng motor itu langsung ditangkap.

30 April 2012 :
Tujuh lelaki merusak kantor Polisi Subsektor Mangga Dua di Jl Bandan, Ancol, Jakut. Aksi ini berawal dari berkelahinya sekelompok pemuda di dekat Hotel Alexis. Beberapa di antaranya lari ke arah kantor polisi tersebut. Ketujuh lelaki itu menduga, lawannya bersembunyi di kantor polisi sehingga mereka menghancurkannya.

20 April 2012 :
Mobil Patroli Polres Minahasa Selatan dirusak ratusan warga dalam operasi penertiban penambangan emas liar di Picuan, Motoling, Minahasa Selatan, Sulut. Selain itu 9 mobil lainnya ikut dirusak.

16 April 2012 :
Dua pos polisi di Mergangsan dan Kotagede, Jogja dirusak orang tak dikenal. Selain itu kedua pos polisi ini juga dicorat-coret degan cat.

16 April 2012 :
Kantor koperasi polisi dibobol polisi. Ponsel dan uang Rp 2,2 juta raib. Akibat perbuatannya anggota Polres Kutai Kartanegara, Kaltim, Brigadir DS (25) ditahan dan terancam dipecat dari kepolisian.

13 April 2012 :
Polsek Tanjungpriok, Jakut dilempari anggota Geng motor pita kuning yang melakukan aksi sweeping di 7 lokasi dengan cara berkonvoi. Akibatnya, seorang warga Angi Dermawan tewas karena gegar otak dipukuli. Sedangkan 4 lainnya mengalami luka bacok.

31 Maret 2012 :
Pos polisi di simpang tiga kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogja dibakar massa. Kaca bagian depan dan samping pecah. Di langit-langitnya menyisakan bekas terbakar dan seisi pos hangus.

30 Maret 2012 :
Kantor Polisi Sub Sektor Pejompongan dan mobil Bantuan Polisi dari Polsek Tanah Abang, Jakpus dirusak massa. Perusakan ini dilakukan demonstran yang dipukul mundur dari gerbang DPR, Senayan. Sebelumnya, massa membakar satu pos polisi di kawasan Pondok Indah, Jaksel.

30 Maret 2012 :
Massa membakar pos polisi di Jl Ahmad Yani, Kendari, Sultra. Selain itu massa juga merusak satu mobil plat merah.

30 Maret 2012 :
Di Ternate, Maluku Utara, mahasiswa tak hanya berorasi. Tapi juga membakar pos polisi Ternate Kota. Papan nama salah satu partai politik pun dirusak.

30 Maret 2012 :
Setelah bentrok dengan polisi siangnya, mahasiswa yang demo di Jembatan Layang Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, malam harinya melemparkan bom molotov hingga membakar mobil polisi.

30 Maret 2012 :
Empat pos Polantas dirusak dan dibakar massa dalam aksi demonstrasi di Medan, Sumut. Keempatnya adalah Pos Polantas Polsek Medan Barat di Jl Yos Sudarso, pos polisi di Jl Perintis Kemerdekaan, Jl S Parman dan pos polisi di kawasan Aksara.

30 Maret 2012 :
Pos Polantas di simpang empat Mal Lembuswana, Samarinda, Kaltim dibakar massa demonstran dengan bensin dan ban bekas.

29 Maret 2012 :
Pos polisi di UPI-YAI Salemba, Jakpus dirusak mahasiswa, dengan cara dilempari batu dan botol. Aksi ini bersamaan dengan demo menolak kenaikan harga BBM. Selain itu mahasiswa juga melempar ban terbakar ke polisi, yang kemudian menembakkan peluru karet. Satu sepeda motor polisi dan mobil resmob dibakar massa.

28 Maret 2012 :
Pos polisi di persimpangan Jalan AP Pettarani dan Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sulsel, dibakar pengunjuk rasa. Awalnya, mahasiswa berjalan ke ujung Jalan AP Pettarani dari depan Kampus Universitas Negeri Makassar dan hendak menduduki SPBU. Namun, TNI dan polisi menghalaunya. Massa lalu bergerak dan membakar pos polisi di persimpangan jalan itu.

28 Maret 2012 :
Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiya Makassar, Sulsel menyerang Polsek Rappocini. Mendapat serangan tiba-tiba itu, polisi dibantu warga berhasil menghalau mahasiswa kembali ke kampusnya yang berjarak 500 meter dari polsek. Akibat penyerangan ini Polsek Rappocini rusak ringan.

27 Maret 2012 :
Usai bentrokan mahasiswa dan polisi di Gambir, demonstran merusak Pos Polantas di Simpang Lima Senen, Jakpus. Massa yang berjumlah ratusan ini juga merusak satu mobil patroli Polantas.

27 Maret 2012 :
Pos Polantas di depan bioskop Megaria, di Menteng, Jakpus dirusak demonstran. Jendela kaca pos polisi itu hancur. Untungnya, polisi yang berjaga di pos tersebut tidak terluka.

27 Maret 2012 :
Aksi ribuan mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM di DPRD Sultra, berakhir ricuh. Selain merusak gedung DPRD, mahasiswa juga merusak pos polisi yang terletak di ujung kampus Universitas Haluloeo. Aksi ini dilakukan mahasiswa setelah polisi menembaki mereka dengan peluru karet dan gas air mata.

19 Maret 2012 : 
Disangka milik kawanan perampok, mobil polisi dirusak massa saat parkir di Jl Brigjen Katamso, Medan, Sumut. Kaca depan mobil pecah terkena hantaman batu dan keempat ban mobil dikempesi.

2 Maret 2012 :
Mobil Patroli Polres Ciamis dirusak warga setelah menabrak pengendara sepeda motor di Desa Cimari, Cikoneng, Ciamis, Jabar. Mobil patroli itu dikemudikan Briptu Darsu dan membawa dua anggota Sabhara. Saat menyalip kendaraan di depannya dari arah berlawanan, muncul dua sepeda motor. Dalam kecelakaan itu satu korban luka ringan dan satu lagi, Taufiq tewas.

27 Februari 2012 :
Pos polisi di Umbulharjo, Jogja dihancurkan orang tak dikenal. Diduga pelaku muncul dengan sepeda motor dan langsung menghancurkan pos polisi. Setelah itu orang tersebut pergi.

26 Februari 2012 :
Ratusan geng motor merusak Polresta Pekanbaru, Riau, dengan cara melemparinya dengan batu hingga kaca-kacanya hancur. Massa juga merusak meteran dan jaringan listrik hingga kawasan tersebut gelap gulita. Selain itu, massa merusak pos polisi di Jl Sudirman.

30 Januari 2012 :
Pos Polisi Jl Asrama, Medan, Sumut dirusak anggota geng motor hingga hancur. Perusakan ini sebagai balasan setelah belasan anggota mereka ditangkap polisi.

18 Januari 2012 :
Pos polisi di Jl Sam Ratulangi, Manado, Sulut dirusak dua lelaki, yang datang dengan mengendarai sepeda motor. Setelah puas melakukan perusakan keduanya langsung pergi.

13 Januari 2012 :
Seorang preman yang suka membantu polisi, Aluk alias Lukman mengamuk merusak mobil Patroli Polisi di Tasikmalaya, Jabar. Aluk juga memukuli Bripda AK (47). Aluk marah karena polisi menyalakan lampu kafe saat melakukan razia. (bye)

*

*

Current ye@r *

Top