Pernah Terganggu Jiwanya, Rukma Menjabat Ketua DPRD

surat keterangan terganggu jiwanya dari RSJ Gondoaminoto

Semarang- Sempat bermasalah dengan hukum dan pernah dinyatakan tidak sehat kejiawaanya, Rukma Setya Budi  tetap dilantik menggantikan posisi Ketua DPRD Jateng Murdoko yang dipenjara sudah selama enam bulan karena diduga terlibat korupsi,  1 November 2012 lalu.

surat keterangan terganggu jiwanya dari RSJ Gondoaminoto

Rukma Setia Budi pernah dinyatakan tidak waras oleh tim medis Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo Semarang pada tahun 2009 lalu. Rukma dinyatakan gila saat berhadapan dengan kasus korupsi buku perpustakaan di Kabupaten Purworejo tahun 2004. Saat itu Drs Rukma Setyabudi MM divonis satu setengah tahun.

Dengan dalih surat keterangan tidak dalam kondisi sehat kejiwaanya itulah, hukuman selama 1,5 tahun itu tak harus dijalani oleh Rukma Setiabudi. Surat keterangan berkelainan jiwa bernomor 441.3/2/17534 itu ditandatangani dokter Siti Nuraini SpKJ dan Ymt Direktur Suprihhartini SpKJ pada tahun 2009.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Amino Gondohutomo, dr Sri Widyayati SpKJ  saat dikonfirmasi wartawan menyatakan ada kemungkinan bahwa Rukma Setiabudi dinyatakan tidak sehat jiwanya hanya pada saat surat itu diterbitkan.

“Wah saya nggak hapal kalau soal surat. Yang pasti mekanismenya, dokter menerbitkan rekomendasi hasil pemeriksaannya, kemudian diajukan ke direktur, baru diterbitkan,”kata Sri Widyayati.

Rumah Sakit Jiwa (RSJ), menurut Sri Widyayati, bila mengeluarkan surat berdasar kondisi riil saat diperiksa. RSJ hanya menerbitkan surat rekomendasi saja.

“Kalaupun tidak dijadikan bahan pertimbangan dan pasien itu tetap menjadi pejabat publik, tentu bukan salah RSJ. Sebaiknya, dia diobati dulu trus diperiksa lagi. Kalau sudah tidak membahayakan, baru bisa bekerja lagi. Kami siap melayani, namun tentu atas perintah kejaksaan atau pengadilan, tak bisa sembarangan memeriksa. Termasuk kalau dia  mintap, kami tak bisa menerbitkan,  kecuali perminataan kejaksaan atau pengadilan,”ungkap Sri Widyayati.

Sementara itu, paska dilantik sebagai Ketua DPRD Jateng menggantikan Murdoko, Rukma sering tidak masuk kantor. Walaupun masuk kantor dirinya terkesan menghindari saat akan melakukan wawancara denganya. Terakhir, saat kabar17.com berupaya untuk melakukan konfirmasi dengan dua wartawan televisi dan surat kabar harian lokal lainya di Gedung DPRD Jateng sekitar pukul 12.45 WIB siang tadi, Ketua DPRD Jateng Rukma itu tidak ada ditempat.

“Sudah sejak siang tadi mas bapak tidak ada di ruangannya. Katanya kalau sedang ada yang mencari bilang sudah pulang,”tegas salah seorang staff Sekretariat DPRD Jateng di Kantor DPRD Jateng Jl. Pahlawan Kota Semarang. (wto/fra)

*

*

Current ye@r *

Top