Dinsos : “Pancasila Hanya Sebatas Penghias Dinding Saja”

SEMANGAT NASIONALISME

Wonogiri - Melonjaknya degradasi moral pelajar yang ditandai dengan banyaknya tawuran, pelecehan seksual serta tindakan asusila lainnya, yang belakangan marak terjadi di beberapa wilayah, menjadi salah satu tanda lunturnya nilai-nilai kesetiakawanan sosial di antara mereka.

Nilai luhur para pahlawan yang mestinya diteladani oleh generasi muda semakin tahun dirasa semakin pudar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri, Sungkono di sela-sela sarasehan pemahaman nilai-nilai kesetiakawanan sosial di Taman Makam Pahlawan “Kusuma Bangsa” Wonogiri, Rabu (14/11) mengatakan, pemuda-pemuda sekarang berbeda dengan generasi terdahulu dari segi pergaulan, cara berpikir dan cara menyelesaikan masalah.

Kebanyakan mereka sekarang acuh, dan lebih condong mengutamakan kesenangan hingga terperosok pada kenakalan remaja dengan menkonsumsi narkoba dan pergaulan seks bebas.

“Sekarang ini banyak siswa yang sudah tidak hafal lagi bunyi Sumpah Pemuda dan Pancasila yang sekarang ini hanya sebatas sebagai penghias dinding saja, padahal dengan dua alat itu anak-anak kita akan menjadi kekuatan bangsa yang luar biasa,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, peran kurikulum sekolah yang telah meniadakan pelajaran moral dan lebih menonjolkan Iptek, menjadi salah satu faktor hilangnya karakter bangsa timur yang santun, suka gotong royong, dan yang penting tidak membedakan suku agama ras dan golongan.

“Kegiatan sarasehan yang kami adakan di TMP ini kami harapkan bisa mengingatkan kembali kepada generasi muda agar senantiasa menghormati dan meneruskan nilai-nilai kepahlawanannya,” harapnya. (hudy/bye)

*

*

Current ye@r *

Top